Pandemi Covid-19 Sebabkan Pandemi Otak, Apa dan Bagaimana Mengatasinya?
Jum'at, 09 Juli 2021 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, keadaan manusia yang menjadi lebih terisolasi dari lingkungan sosial nya juga turut mempengaruhi bagian otak individu yang terkait dengan kontrol emosi seseorang seperti amigdala dan bagian otak lainnya.
Baca Juga : Wajib Tahu, Hanya Remdesivir dan Favipiravir yang Disetujui Sebagai Obat Darurat Covid-19
"Kami telah melihat perubahan volume di daerah temporal, frontal, oksipital dan subkortikal otak, amigdala, dan hipokampus pada orang yang terisolasi secara sosial", ujar Barbara Sahakian, seorang Profesor saraf & psikologi klinis dari Cambridge University.
Terlepas dari situasi yang mengkhawatirkan tersebut, peneliti mengungkapkan bahwa manusia dapat mengatasi 'pandemi otak' dengan melakukan beberapa aktivitas berikut ini :
1. Olahraga
Tidak hanya berfungsi untuk menjaga serta meningkatkan imunitas tubuh saja, olahraga ternyata berfungsi untuk melatih serta meningkatkan kinerja otak. Selain itu, olahraga dinilai mampu memulihkan kondisi otak seseorang.
2. Mendengarkan Musik
Baca Juga : Wajib Tahu, Hanya Remdesivir dan Favipiravir yang Disetujui Sebagai Obat Darurat Covid-19
"Kami telah melihat perubahan volume di daerah temporal, frontal, oksipital dan subkortikal otak, amigdala, dan hipokampus pada orang yang terisolasi secara sosial", ujar Barbara Sahakian, seorang Profesor saraf & psikologi klinis dari Cambridge University.
Terlepas dari situasi yang mengkhawatirkan tersebut, peneliti mengungkapkan bahwa manusia dapat mengatasi 'pandemi otak' dengan melakukan beberapa aktivitas berikut ini :
1. Olahraga
Tidak hanya berfungsi untuk menjaga serta meningkatkan imunitas tubuh saja, olahraga ternyata berfungsi untuk melatih serta meningkatkan kinerja otak. Selain itu, olahraga dinilai mampu memulihkan kondisi otak seseorang.
2. Mendengarkan Musik
Lihat Juga :