Epidemiolog Sarankan untuk Tak Buru-Buru Cabut PPKM Darurat, Ini Alasannya!

Minggu, 11 Juli 2021 - 23:35 WIB
loading...
Epidemiolog Sarankan...
PPKM Darurat di Indonesia diberlakukan mulai tanggal 3 sampai 20 Juni. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah saat ini sedang memberlakukan PPKM Darurat untuk menekan laju peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. Salah satu ilmuwan muda Indonesia, Dr. Iqbal Ridzi Fahdri Elyazar, menyarankan pemerintah untuk tidak terburu-buru mengakhiri PPKM Darurat. Tentunya, hal ini melihat dari beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan.

Melalui live streaming yang diadakan ALMI (Akademi Ilmuwan Muda Indonesia) di kanal Youtubenya, ALMI TV, Minggu (11/7/2021), Dr. Iqbal Elyazar sebelumnya menyampaikan beberapa hal terkait kondisi saat ini.

Dimana dia menyampaikan kondisi saat ini yang sedang tidak baik-baik saja dan kasus covid-19 pun meningkat secara drastis.

Menurut manajer program Geospatial Epidemiology, Eijikman-Oxford Clinical Research Unit itu memberikan beberapa 4 poin alasan PPKM Darurat bisa berbahaya jika terburu-buru diakhiri :

Baca Juga : Selama PPKM Darurat, Warga Depok Dilarang Berolahraga di Kawasan GDC

1. Tidak semua orang divaksinasi (baru 7 dari 100 yang divaksinasi).

2. Tidak 100% vaksin bekerja untuk memproteksi penularan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved