Studi: Vaksin Moderna dan Pfizer Dapat Dipergunakan untuk Pasien Sirosis
Kamis, 15 Juli 2021 - 14:03 WIB
loading...
Berdasar hasil studi diketahui bahwa vaksin Moderna dan Pfizer mampu mencegah seseorang terpapar Covid-19 hingga 90 persen, termasuk kasus asimptomatik. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Indonesia siap menerima vaksin Covid-19 dengan platform mRNA yaitu Moderna dan Pfizer. Kedatangan dua merek vaksin tersebut diharapkan dapat mempercepat cakupan vaksinasi di masyarakat yang akhirnya herd immunity terbentuk lebih cepat.
Baca juga: Benarkah Uap Air Panas Bunuh Virus Covid-19? Ini Faktanya
Vaksin Moderna dan Pfizer sendiri dikatakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) berdasar hasil studi diketahui bahwa keduanya mampu mencegah seseorang terpapar Covid-19 hingga 90 persen, termasuk kasus asimptomatik atau tanpa gejala.
Tak hanya itu, vaksin Moderna dan Pfizer juga diketahui melalui hasil studi dapat dipergunakan untuk pasien sirosis dan memberikan efek perlindungan 'high level'.
Jadi, penelitian dilakukan pada veteran Amerika Serikat yang mengalami sirosis dan diberikan vaksin mRNA. Hasil studi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perlindungan yang tinggi pada kelompok tersebut. Artinya, risiko mereka dirawat inap bahkan kematian akibat Covid-19 jadi sangat kecil.
Baca juga: Benarkah Uap Air Panas Bunuh Virus Covid-19? Ini Faktanya
Vaksin Moderna dan Pfizer sendiri dikatakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) berdasar hasil studi diketahui bahwa keduanya mampu mencegah seseorang terpapar Covid-19 hingga 90 persen, termasuk kasus asimptomatik atau tanpa gejala.
Tak hanya itu, vaksin Moderna dan Pfizer juga diketahui melalui hasil studi dapat dipergunakan untuk pasien sirosis dan memberikan efek perlindungan 'high level'.
Jadi, penelitian dilakukan pada veteran Amerika Serikat yang mengalami sirosis dan diberikan vaksin mRNA. Hasil studi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perlindungan yang tinggi pada kelompok tersebut. Artinya, risiko mereka dirawat inap bahkan kematian akibat Covid-19 jadi sangat kecil.
Lihat Juga :