36,4 Persen Masyarakat Indonesia Enggan Divaksinasi Covid-19, Ternyata Ini Alasannya!
Minggu, 18 Juli 2021 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
“Keyakinan pada kemampuan vaksin untuk mencegah penularan itu lebih rendah di kalangan masyarakat pedesaan. Dari segi wilayah, di sini terlihat yang tidak percaya bahwa vaksin bisa membantu mencegah penularan di Sumatera cukup tinggi, kemudian di Jawa Timur, dan di Sulawesi,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam rilis survei virtual, Minggu (18/7/2021).
Terkait dengan keengganan masyarakat untuk divaksin, survei menunjukkan ada tiga alasan terbesar. Di antaranya takut dengan efek vaksin Covid-19 (55,5 persen), menganggap vaksin tidak efektif cegah virus (25,4 persen), dan merasa tidak membutuhkan vaksin (19 persen).
“Itu tiga alasan terbesar. Di luar itu, ada juga yang meragukan kehalalannya (9,9 persen), kemudian ada yang persoalannya merasa takut akan membayar untuk memperoleh vaksin (8,7 persen),” ujarnya.
Alasan lainnya yakni ada yang beranggapan bahwa kalau sudah banyak yang divaksin maka dia tidak perlu lagi divaksin (4,1 persen), menganggap vaksin hanya akal-akalan perusahaan farmasi untuk mendapatkan untung (3,8 persen), dan lainnya (9,3 persen).
Baca Juga : Tips Bedakan Vitamin Asli dan Palsu yang Dibeli di Online Shop
Terkait dengan keengganan masyarakat untuk divaksin, survei menunjukkan ada tiga alasan terbesar. Di antaranya takut dengan efek vaksin Covid-19 (55,5 persen), menganggap vaksin tidak efektif cegah virus (25,4 persen), dan merasa tidak membutuhkan vaksin (19 persen).
“Itu tiga alasan terbesar. Di luar itu, ada juga yang meragukan kehalalannya (9,9 persen), kemudian ada yang persoalannya merasa takut akan membayar untuk memperoleh vaksin (8,7 persen),” ujarnya.
Alasan lainnya yakni ada yang beranggapan bahwa kalau sudah banyak yang divaksin maka dia tidak perlu lagi divaksin (4,1 persen), menganggap vaksin hanya akal-akalan perusahaan farmasi untuk mendapatkan untung (3,8 persen), dan lainnya (9,3 persen).
Baca Juga : Tips Bedakan Vitamin Asli dan Palsu yang Dibeli di Online Shop
Lihat Juga :