Membangun Desa Wisata Kreatif Digital Melalui Upaya Kolaboratif
Rabu, 28 Juli 2021 - 22:48 WIB
loading...
Sebagai industri yang bergerak di bidang teknologi pariwisata, Pigijo menawarkan program Vanguard Desa Wisata, yaitu membangun Desa Wisata Kreatif Digital. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Menggandeng Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI, PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (Pigijo) menghadirkan program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka. Sebagai industri yang bergerak di bidang teknologi pariwisata , Pigijo menawarkan program Vanguard Desa Wisata, yaitu membangun Desa Wisata Kreatif Digital.
Baca juga: Vaksin Covid-19 Aman bagi Ibu Menyusui, Catat Syaratnya!
Dibutuhkan tenaga magang untuk 100 mahasiswa yang nantinya bakal terjun langsung untuk mewujudkan Digitalisasi Desa Wisata . Hal ini senada dengan salah satu cita-cita Pigijo untuk menjadi Marketplace Desa Wisata Terbesar di Indonesia.
Direktur Utama Pigijo, Adi Putera Widjaja mengatakan, keikutsertaan Pigijo sebagai mitra Magang Kampus Merdeka adalah bentuk kolaborasi antara dunia industri dan dunia pendidikan dalam mempersiapkan kompetensi-kompetensi baru untuk memasuki dunia pariwisata baru.
"Ini bagian dan peran serta perusahaan dalam rangka mempersiapkan generasi muda untuk siap memasuki dunia pariwisata yang begitu menjanjikan sekaligus membangun ekosistem pariwisata yang baik di Indonesia saat ini," tuturnya melalui keterangan tertulis, Rabu (28/7).
Adi Putera memaparkan ada beberapa kompetensi yang akan dikembangkan antara lain Entrepreneurship, Konten Kreatif, Merumuskan Permasalahan Wisata yang Kompleks, termasuk bagaimana Konsep dasar membangun Desa Wisata (Homestay, Daya Tarik, Budaya/Kesenian, Kuliner, Souvenir, Destinasi, Tour Guide, e Marketing). Lalu ada juga Kemampuan mengimplementasikan talenta sesuai kebutuhan industri.
Adapun lokasi tempat magang akan dilakukan di 11 Desa Wisata yang tersebar di beberapa provinsi, yakni Jawa Barat, meliputi Kabupaten Bogor dan Kuningan. Lalu Sumatera Barat, meliputi Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Dan yang terakhir adalah Kabupaten Gianyar di Bali.
Baca juga: Vaksin Covid-19 Aman bagi Ibu Menyusui, Catat Syaratnya!
Dibutuhkan tenaga magang untuk 100 mahasiswa yang nantinya bakal terjun langsung untuk mewujudkan Digitalisasi Desa Wisata . Hal ini senada dengan salah satu cita-cita Pigijo untuk menjadi Marketplace Desa Wisata Terbesar di Indonesia.
Direktur Utama Pigijo, Adi Putera Widjaja mengatakan, keikutsertaan Pigijo sebagai mitra Magang Kampus Merdeka adalah bentuk kolaborasi antara dunia industri dan dunia pendidikan dalam mempersiapkan kompetensi-kompetensi baru untuk memasuki dunia pariwisata baru.
"Ini bagian dan peran serta perusahaan dalam rangka mempersiapkan generasi muda untuk siap memasuki dunia pariwisata yang begitu menjanjikan sekaligus membangun ekosistem pariwisata yang baik di Indonesia saat ini," tuturnya melalui keterangan tertulis, Rabu (28/7).
Adi Putera memaparkan ada beberapa kompetensi yang akan dikembangkan antara lain Entrepreneurship, Konten Kreatif, Merumuskan Permasalahan Wisata yang Kompleks, termasuk bagaimana Konsep dasar membangun Desa Wisata (Homestay, Daya Tarik, Budaya/Kesenian, Kuliner, Souvenir, Destinasi, Tour Guide, e Marketing). Lalu ada juga Kemampuan mengimplementasikan talenta sesuai kebutuhan industri.
Adapun lokasi tempat magang akan dilakukan di 11 Desa Wisata yang tersebar di beberapa provinsi, yakni Jawa Barat, meliputi Kabupaten Bogor dan Kuningan. Lalu Sumatera Barat, meliputi Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Dan yang terakhir adalah Kabupaten Gianyar di Bali.
Lihat Juga :