Anosmia Bisa Disembuhkan Bersaman dengan Terapi Covid-19
Sabtu, 31 Juli 2021 - 03:23 WIB
loading...
A
A
A
"Selain itu bisa juga diberikan vitamin C, Vitamin D dan Zinc. Selain itu pasien juga harus melakukan latihan penciuman untuk merangsang sistem penciuman mereka. Sebab dengan indera penciuman yang terganggu, makan pun akan terasa hambar sehingga pasien kehilangan nafsu makan dan lama sembuhnya," kata dr. Hemastia, dalam Instagram Series Okezone dan Sindonews, Jumat (30/7).
Dokter Hemastia menjelaskan ada beberapa benda yang bisa digunakan sebagai sarana latihan penciuman yang mudah ditemui dirumah. Beberapa diantaranya adalah kopi, jeruk nipis, cengkeh, atau wangi bunga mawar. Bisa juga mencium parfum atau wewangian lainnya yang memiliki aroma menyengat.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 MNC Peduli dan Dewan Pers Diharapkan Buat Indonesia Lebih Baik
"Pokoknya aroma yang menyengat bisa digunakan untuk latihan minimal sehari 2-3 kali. Penelitian terbaru menyebut anosmia pada Covid-19 bisa hilang setelah 14-28 hari setelah terpajan. Tapi ini pada kondisi normal, seperti komorbid, dan terapi secara cepat dan tepat. Tapi ada pula yang sudah terapi tapi tidak balik anosmianya, jadi 30% tetap tertinggal anosmianya," bebernya.
Dokter Hemastia menjelaskan ada beberapa benda yang bisa digunakan sebagai sarana latihan penciuman yang mudah ditemui dirumah. Beberapa diantaranya adalah kopi, jeruk nipis, cengkeh, atau wangi bunga mawar. Bisa juga mencium parfum atau wewangian lainnya yang memiliki aroma menyengat.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 MNC Peduli dan Dewan Pers Diharapkan Buat Indonesia Lebih Baik
"Pokoknya aroma yang menyengat bisa digunakan untuk latihan minimal sehari 2-3 kali. Penelitian terbaru menyebut anosmia pada Covid-19 bisa hilang setelah 14-28 hari setelah terpajan. Tapi ini pada kondisi normal, seperti komorbid, dan terapi secara cepat dan tepat. Tapi ada pula yang sudah terapi tapi tidak balik anosmianya, jadi 30% tetap tertinggal anosmianya," bebernya.
(nug)
Lihat Juga :