Terapi Regdanvimab Turunkan Risiko Rawat Inap Pasien Covid-19 dengan Komorbid

Minggu, 01 Agustus 2021 - 07:17 WIB
loading...
Terapi Regdanvimab Turunkan...
Foto Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Berdasarkan data dari Covid-19.go.id, sebesar 49,5% kasus kematian terkait Covid-19 di Indonesia merupakan kelompok umur lanjut usia atau di atas 60 tahun. Pasien ini adalah kelompok berisiko tinggi karena sebagian besar memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, dan ginjal.

Untuk mengatasi hal tersebut terapi pengobatan antibodi monoklonal regdanvimab dihadirkan untuk menurunkan risiko rawat inap pada pasien Covid-19 dengan komorbid. Selain itu, terapi ini juga dapat mengurangi risiko kematian hingga 72%. Regdanvimab didentifikasi sebagai pengobatan potensial untuk terapi Covid-19.



Pakar Farmakologi Dexa Group Dr. Raymond Tjandrawinata menjelaskan, regdanvimab dilakukan melalui penyaringan kandidat antibodi dan dipilih antibodi yang memiliki potensi terbesar untuk menetralisir virus SARS-CoV-2. Ia pun mengemukakan, hasil uji klinik fase I dan II global untuk regdanvimab atau RegkironaTM.

“Hasilnya menunjukkan keamanan, tolerabilitas, efek antivirus, dan profil efikasi yang menjanjikan pada pasien dengan gejala Covid-19 ringan hingga sedang. Studi preklinik in vitro dan in vivo menunjukkan bahwa regdanvimab berikatan kuat dengan receptor binding domain SARS-CoV-2 dan secara signifikan menetralisasi virus varian wild type dan variants of concern termasuk varian Alpha atau B.1.17,” kata Dr. Raymond dalam jumpa pers Regdanvimab sebagai Terapi Antibodi Monoklonal, Sabtu (31/7).

Selain itu, pada model in vivo, regdanvimab secara efektif mengurangi viral load SARS-CoV-2 dan peradangan di paru-paru. Pada Juni 2021, Celltrion Healthcare mengumumkan data efikasi dan keamanan terkait regdanvimab berdasarkan uji klinik fase III global.

Hasilnya menunjukkan bahwa pengobatan antibodi monoklonal anti-Covid-19, regdanvimab (RegkironaTM), memenuhi semua primary end point dan key secondary end point pada pasien dengan gejala Covid-19 ringan hingga sedang. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa RegkironaTM secara signifikan mengurangi risiko rawat inap atau kematian sebesar 72% untuk pasien yang berisiko tinggi berkembang menjadi Covid-19 yang berat hingga hari ke-28.



“RegkironaTM juga secara signifikan mengurangi risiko rawat inap atau kematian sebesar 70% pada semua pasien. Mekanisme kerja regdanvimab adalah dengan mengikat receptor binding domain atau RBD dari spike protein SARS-COV-2, kemudian menghambat interaksi dengan reseptor seluler tubuh atau ACE2 sehingga mencegah masuknya virus ke dalam sel tubuh dan mencegah infeksi SARS-CoV-2,” tuntasnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyakit Leptospirosis...
Penyakit Leptospirosis Bisa Berakibat Parah jika Menyerang Pasien Komorbid
Dokter Spesialis Anak...
Dokter Spesialis Anak RS St. Carolus Sebut Anak Punya Komorbid Tetap Bisa Diimunisasi
Catat! Ini Syarat Mudik...
Catat! Ini Syarat Mudik Lebaran untuk Pengidap Komorbid
Penderita Diabetes yang...
Penderita Diabetes yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Tinggi Meninggal Dunia
Penderita Komorbid Diabetes...
Penderita Komorbid Diabetes Berisiko Alami Kematian karena Omicron, Menko Luhut Minta Waspada
Punya Komorbid, 4 Artis...
Punya Komorbid, 4 Artis Ini Meninggal Dunia karena Covid-19
Luhut Usul Lansia Tak...
Luhut Usul Lansia Tak Boleh Keluar Rumah, Iwan Fals: Dikit-dikit Komorbid
Vaksin Booster Terbukti...
Vaksin Booster Terbukti Efektif Lawan Omicron, Risiko Rawat Inap Berkurang 90%
Omicron Lebih Cepat...
Omicron Lebih Cepat Menular dan Efeknya Ringan, Pakar Kesehatan: Tak Berlaku Bagi Komorbid
Rekomendasi
Dukung Perjuangan Timnas...
Dukung Perjuangan Timnas Indonesia U-17 Berjaya di Piala Asia 2025, Live di GTV!
Profesional dan Begawan...
Profesional dan Begawan Ekonomi Jadi Pengurus, Danantara Diyakini Mampu Tumbuhkan Investasi
Bikin Lalu Lintas Tersendat,...
Bikin Lalu Lintas Tersendat, Pemudik Berhenti di Bahu Jalan Tol Cipali Ditertibkan
Berita Terkini
Sinopsis Sinetron Terbelenggu...
Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu, Jumat 28 Maret 2025: Keributan Maudy dan Penelusuran Bobby
16 menit yang lalu
Saksikan Program Spesial...
Saksikan Program Spesial Lebaran di iNews! Laporan Langsung Salat Idul Fitri, Spesial Report Lebaran dan OMG, Mulai 31 Maret Pukul 04.15 WIB
36 menit yang lalu
5 Rekomendasi Film Bioskop...
5 Rekomendasi Film Bioskop yang Bisa Ditonton Bareng Keluarga saat Lebaran 2025
57 menit yang lalu
Sinopsis Resident Playbook,...
Sinopsis Resident Playbook, Spin-off Hospital Playlist dengan Cerita Penuh Liku
1 jam yang lalu
Master Limbad Umumkan...
Master Limbad Umumkan Ruben Onsu Mualaf: Bangga Tambah Saudara Muslim
1 jam yang lalu
Profil Jennifer Coppen,...
Profil Jennifer Coppen, Artis yang Dekat dengan Justin Hubner
1 jam yang lalu
Infografis
5 Negara dengan Umat...
5 Negara dengan Umat Islam Terbanyak di Dunia Tahun 2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved