Pola Hidup Sehat Sedari Muda Bantu Hindari Risiko Osteoporosis
Jum'at, 03 September 2021 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
Dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi Indonesia (PABOI) itu menjelaskan puncak kepadatan tulang terjadi saat seseorang berusia 20 tahun-30 tahun dan akan berkurang setelah usia 35 tahun.
"Setelah di atas usia 35 tahun biasanya kepadatan tulang akan mulai berkurang. Tetapi bila saat muda kepadatannya bagus, pada umumnya ketika tua kita tabungannya masih banyak," jelas dr Omar.
Sementara itu, merokok dan minum alkohol tidak hanya berpengaruh pada kepadatan tulang tapi juga bisa meningkatkan risiko saraf terjepit.
Baca Juga: Diabetes Tipe 2, Ide Sarapan Terbaik untuk Turunkan Gula Darah
“Merokok sangat signifikan mempengaruhi kepadatan tulang, kemudian saraf terjepit karena bantalan tulang yang rusak itu juga faktor dari merokok salah satunya,” tutup dr Omar.
"Setelah di atas usia 35 tahun biasanya kepadatan tulang akan mulai berkurang. Tetapi bila saat muda kepadatannya bagus, pada umumnya ketika tua kita tabungannya masih banyak," jelas dr Omar.
Sementara itu, merokok dan minum alkohol tidak hanya berpengaruh pada kepadatan tulang tapi juga bisa meningkatkan risiko saraf terjepit.
Baca Juga: Diabetes Tipe 2, Ide Sarapan Terbaik untuk Turunkan Gula Darah
“Merokok sangat signifikan mempengaruhi kepadatan tulang, kemudian saraf terjepit karena bantalan tulang yang rusak itu juga faktor dari merokok salah satunya,” tutup dr Omar.
(dra)
Lihat Juga :