Pengembangan Vaksin RSV Pfizer Sudah Masuki Tahap Akhir
Jum'at, 03 September 2021 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Dari keterangan Pfizer, studi Renoir diperkirakan akan digelar dengan menguji kurang lebih sebanyak 30.000 orang peserta secara global, yang di atas 60 tahun.
Sama-sama menyerang pernapasan, RSV sendiri selama ini sering disalahartikan sebagai Covid-19 karena ada kesamaan gejala. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penyakit infeksi pernapasan RSV ini biasanya dialami sebagian besar anak-anak kemungkinan pada usia 2 tahun.
Jika kebanyakan orang dewasa bisa sembuh dalam 1-2 minggu, infeksi RSV disebutkan bisa berbahaya bagi bayi dan orang tua. Dari catatan Pfizer sekitar 177.000 orang dewasa berusia di atas usia 65 tahun tertular RSV dan ada sekitar 14.000 dari kasus tersebut yang berakibat fatal, membuat vaksin menjadi lebih penting mengingat betapa besar bahaya infeksi pernapasan satu ini pada kelompok usia bayi dan orang lanjut usia.
Untuk anak di bawah satu tahun, RSV diketahui jadi penyebab paling umum dari penyakit bronkiolitis dan pneumonia. Gejala RSV biasanya datang secara bertahap dan memang mirip dengan infeksi Covid-19, mulai dari pilek, penurunan nafsu makan, batuk, bersin, demam dan meriang.
"RSV adalah penyebab signifikan penyakit pernapasan parah pada orang dewasa yang berusia lebih tua, dan bisa menyebabkan kecacatan dan kematian. Ada kebutuhan medis penting yang belum terpenuhi untuk vaksin efektif yang dapat membantu melindungi orang dewasa yang lebih tua dari penyakit yang sangat menular ini," ujar wakil presiden senior dan kepala penelitian dan pengembangan vaksin Pfizer, Dr. Kathrin U. Jansen.
Sama-sama menyerang pernapasan, RSV sendiri selama ini sering disalahartikan sebagai Covid-19 karena ada kesamaan gejala. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penyakit infeksi pernapasan RSV ini biasanya dialami sebagian besar anak-anak kemungkinan pada usia 2 tahun.
Jika kebanyakan orang dewasa bisa sembuh dalam 1-2 minggu, infeksi RSV disebutkan bisa berbahaya bagi bayi dan orang tua. Dari catatan Pfizer sekitar 177.000 orang dewasa berusia di atas usia 65 tahun tertular RSV dan ada sekitar 14.000 dari kasus tersebut yang berakibat fatal, membuat vaksin menjadi lebih penting mengingat betapa besar bahaya infeksi pernapasan satu ini pada kelompok usia bayi dan orang lanjut usia.
Untuk anak di bawah satu tahun, RSV diketahui jadi penyebab paling umum dari penyakit bronkiolitis dan pneumonia. Gejala RSV biasanya datang secara bertahap dan memang mirip dengan infeksi Covid-19, mulai dari pilek, penurunan nafsu makan, batuk, bersin, demam dan meriang.
"RSV adalah penyebab signifikan penyakit pernapasan parah pada orang dewasa yang berusia lebih tua, dan bisa menyebabkan kecacatan dan kematian. Ada kebutuhan medis penting yang belum terpenuhi untuk vaksin efektif yang dapat membantu melindungi orang dewasa yang lebih tua dari penyakit yang sangat menular ini," ujar wakil presiden senior dan kepala penelitian dan pengembangan vaksin Pfizer, Dr. Kathrin U. Jansen.
Lihat Juga :