Waduh, Polusi Udara Berpotensi Kurangi Angka Harapan Hidup Orang Indonesia
Kamis, 09 September 2021 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
"Di DKI Jakarta, rata-rata orang diperkirakan dapat kehilangan 5,5 tahun dari usia harapan hidup jika tingkat polusi seperti tahun 2019 bertahan sepanjang hidup mereka. Di beberapa daerah penurunan usia harapan hidup bahkan lebih besar, mencapai lebih dari enam tahun usia hidup mereka," jelas dia.
Meskipun begitu, menurut Ken, masyarakat Indonesia kini sudah mulai menyadari ancaman polusi PM2.5 terhadap kesehatan manusia. Pemerintah Indonesia, kata dia, juga telah mulai mengambil beberapa langkah awal untuk mengatasi masalah polusi udara ini.
"Misalnya, pada 2017, pemerintah Indonesia mewajibkan semua kendaraan berbahan bakar bensin mengadopsi standar bahan bakar Euro-4 pada September 2018. Pemerintah Indonesia juga telah meningkatkan upaya memerangi polusi udara dari kebakaran lahan gambut dan hutan dengan memberlakukan moratorium pengembangan lahan gambut baru dan mendirikan Badan Restorasi Gambut (BRG)," papar Ken.
Ken menerangkan jika sangat banyak manfaat yang diperoleh dengan adanya kebijakan udara bersih yang efektif. Dia pun memberikan contoh Pemerintah China yang telah mencetak kemajuan luar biasa dalam meningkatkan kualitas udara dalam beberapa tahun terakhir, dengan mengurangi polusi udara sebanyak 30 persen.
"Indonesia berpeluang mengalami kemajuan serupa. Jika Indonesia ingin mencapai dan mempertahankan pengurangan polusi 30 persen yang sama seperti yang dialami di China, rata-rata penduduknya akan bertambah usia harapan hidupnya satu tahun," terangnya.
Meskipun begitu, menurut Ken, masyarakat Indonesia kini sudah mulai menyadari ancaman polusi PM2.5 terhadap kesehatan manusia. Pemerintah Indonesia, kata dia, juga telah mulai mengambil beberapa langkah awal untuk mengatasi masalah polusi udara ini.
"Misalnya, pada 2017, pemerintah Indonesia mewajibkan semua kendaraan berbahan bakar bensin mengadopsi standar bahan bakar Euro-4 pada September 2018. Pemerintah Indonesia juga telah meningkatkan upaya memerangi polusi udara dari kebakaran lahan gambut dan hutan dengan memberlakukan moratorium pengembangan lahan gambut baru dan mendirikan Badan Restorasi Gambut (BRG)," papar Ken.
Ken menerangkan jika sangat banyak manfaat yang diperoleh dengan adanya kebijakan udara bersih yang efektif. Dia pun memberikan contoh Pemerintah China yang telah mencetak kemajuan luar biasa dalam meningkatkan kualitas udara dalam beberapa tahun terakhir, dengan mengurangi polusi udara sebanyak 30 persen.
"Indonesia berpeluang mengalami kemajuan serupa. Jika Indonesia ingin mencapai dan mempertahankan pengurangan polusi 30 persen yang sama seperti yang dialami di China, rata-rata penduduknya akan bertambah usia harapan hidupnya satu tahun," terangnya.
Lihat Juga :