Vitamin K Diharapkan Mampu Membantu Melawan Covid-19
Senin, 08 Juni 2020 - 17:30 WIB
loading...
Sebuah penelitian terbaru memperlihatkan kaitan antara Covid-19 dengan vitamin K. Diharapkan, vitamin K bisa memiliki efek positif dalam memerangi Covid-19. (Neolife)
A
A
A
Ketika negara-negara di seluruh dunia mencoba mengembangkan vaksin COVID-19 atau menguji metode pengobatan yang ada terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru itu, para ahli juga telah menyarankan untuk hidup sehat dan menjaga kekebalan tubuh. Ini merupakan bagian penting dari pencegahan COVID-19, dan komplikasi akibat penyakit.
Menurut laporan terbaru di Guardian, pasien yang telah meninggal, atau telah dirawat di ICU karena COVID-19 telah ditemukan kekurangan dalam satu nutrisi yakni vitamin K. Hal ini telah meningkatkan harapan bahwa vitamin K dapat memiliki efek positif dalam memerangi COVID-19.
Para peneliti mempelajari pasien yang dirawat di Rumah Sakit Canisius Wilhelmina di kota Nijmegan, Belanda. Dalam penelitian itu, ditemukan bahwa ada hubungan antara kekurangan vitamin K dan pasien COVID-19 yang parah.
COVID-19 diketahui menyebabkan pembekuan darah, menurut penelitian terbaru. Ini juga mengarah pada degradasi serat elastis di paru-paru. Vitamin K merupakan nutrisi penting yang membantu dalam produksi protein yang mengatur pembekuan dan dapat melindungi paru-paru juga.
Para peneliti Belanda saat ini sedang mencari dana untuk uji klinis. Dr Rob Janssen, seorang ilmuwan yang bekerja pada proyek tersebut, mengatakan bahwa dengan tetap memperhatikan temuan awal penelitian, ia akan merekomendasikan asupan vitamin K yang sehat, kecuali bagi mereka yang menggunakan obat pengencer darah seperti warfarin.
Menurut laporan terbaru di Guardian, pasien yang telah meninggal, atau telah dirawat di ICU karena COVID-19 telah ditemukan kekurangan dalam satu nutrisi yakni vitamin K. Hal ini telah meningkatkan harapan bahwa vitamin K dapat memiliki efek positif dalam memerangi COVID-19.
Para peneliti mempelajari pasien yang dirawat di Rumah Sakit Canisius Wilhelmina di kota Nijmegan, Belanda. Dalam penelitian itu, ditemukan bahwa ada hubungan antara kekurangan vitamin K dan pasien COVID-19 yang parah.
COVID-19 diketahui menyebabkan pembekuan darah, menurut penelitian terbaru. Ini juga mengarah pada degradasi serat elastis di paru-paru. Vitamin K merupakan nutrisi penting yang membantu dalam produksi protein yang mengatur pembekuan dan dapat melindungi paru-paru juga.
Para peneliti Belanda saat ini sedang mencari dana untuk uji klinis. Dr Rob Janssen, seorang ilmuwan yang bekerja pada proyek tersebut, mengatakan bahwa dengan tetap memperhatikan temuan awal penelitian, ia akan merekomendasikan asupan vitamin K yang sehat, kecuali bagi mereka yang menggunakan obat pengencer darah seperti warfarin.
Lihat Juga :