Panduan Memberikan ASI saat Pandemi Covid-19
Kamis, 23 April 2020 - 01:06 WIB
loading...
Ilustrasi. / Foto: The Conversation
A
A
A
JAKARTA - Wanita hamil disarankan untuk melindungi diri mereka sendiri dari virus corona karena mereka memiliki risiko penyakit parah yang lebih tinggi ketika terinfeksi virus dari keluarga yang sama dengan Covid-19 dan infeksi pernapasan virus lainnya, seperti influenza. Karena itu penting bagi wanita hamil untuk melindungi diri dari penyakit.
Adapun beberapa pedoman untuk mencegah atau mengurangi risiko tertular Covid-19, termasuk hindari orang yang sakit atau yang telah terpapar virus, mencuci tangan menggunakan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol, membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang setiap hari disentuh.
Sementara untuk menyusui, jika memiliki gejala atau positif terinfeksi Covid-19, ambil langkah-langkah berikut untuk menghindari penyebaran virus ke bayi Anda. Berikut ulasannya seperti dilansir Times Now News.
1. Selalu cuci tangan sebelum menyentuh bayi.
2. Selalu gunakan masker wajah, saat menyusui langsung.
3. Cuci tangan sebelum menyentuh pompa atau bagian botol dan bersihkan serta sterilkan semua bagian pompa setelah digunakan.
4. Jika Anda sakit, perah ASI untuk menjaga persediaan ASI.
Adapun beberapa pedoman untuk mencegah atau mengurangi risiko tertular Covid-19, termasuk hindari orang yang sakit atau yang telah terpapar virus, mencuci tangan menggunakan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol, membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang setiap hari disentuh.
Sementara untuk menyusui, jika memiliki gejala atau positif terinfeksi Covid-19, ambil langkah-langkah berikut untuk menghindari penyebaran virus ke bayi Anda. Berikut ulasannya seperti dilansir Times Now News.
1. Selalu cuci tangan sebelum menyentuh bayi.
2. Selalu gunakan masker wajah, saat menyusui langsung.
3. Cuci tangan sebelum menyentuh pompa atau bagian botol dan bersihkan serta sterilkan semua bagian pompa setelah digunakan.
4. Jika Anda sakit, perah ASI untuk menjaga persediaan ASI.
Lihat Juga :