Ini 5 Hal Penting yang Perlu Diketahui dari Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun
Selasa, 14 Desember 2021 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
1. Secara global memang secara proporsional lebih banyak kasus dan kematian pada dewasa, tapi kasus dan kematian pada anak akibat Covid-19 memang sudah terjadi.
2. Dalam sebagian kecil kasus pada anak dapat terjadi (walau amat jarang) sindroma hiperinflamatori, yang dikenal sebagai paediatric inflammatory multisystem syndrome temporally associated with SARS-CoV-2 (PIMS-TS) di Eropa dan multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C) di Amerika Serikat.
3. Di Indonesia, diberitakan akan diberikan vaksin Sinovac pada anak-anak. Amerika Serikat merekomendasi pemberian vaksin Pfizer untuk anak usia 5 sampai 11 tahun.
Otoritas kesehatan di Tiongkok juga sudah menyetujui penggunaan dua vaksin inaktivasi yaitu Sinovac-CoronaVac dan BBIBP-CorV untuk anak usia 3-17 tahun.
Sementara itu, India sudah menyetujui penggunaan vaksin inaktivasi mereka yakni Covaxin produksi Bharat serta vaksin DNA ZycovD untuk anak usia 12 sampai 17 tahun.
2. Dalam sebagian kecil kasus pada anak dapat terjadi (walau amat jarang) sindroma hiperinflamatori, yang dikenal sebagai paediatric inflammatory multisystem syndrome temporally associated with SARS-CoV-2 (PIMS-TS) di Eropa dan multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C) di Amerika Serikat.
3. Di Indonesia, diberitakan akan diberikan vaksin Sinovac pada anak-anak. Amerika Serikat merekomendasi pemberian vaksin Pfizer untuk anak usia 5 sampai 11 tahun.
Otoritas kesehatan di Tiongkok juga sudah menyetujui penggunaan dua vaksin inaktivasi yaitu Sinovac-CoronaVac dan BBIBP-CorV untuk anak usia 3-17 tahun.
Sementara itu, India sudah menyetujui penggunaan vaksin inaktivasi mereka yakni Covaxin produksi Bharat serta vaksin DNA ZycovD untuk anak usia 12 sampai 17 tahun.
Lihat Juga :