Nyeri Dada Salah Satu Gejala Terinfeksi Omicron? Ini Penjelasannya
Senin, 17 Januari 2022 - 14:04 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip National Post, Senin (17/1/2022), jika Anda sudah merasa kesulitan bernapas ketika hendak berdiri atau menggerakkan tubuh, lalu dada terasa nyeri dan tertekan hingga sesak napas, itulah tanda-tanda Anda harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif karena ini memang merupakan salah satu gejala terinfeksi Omicron yang tak boleh dipandang remeh.
“Beberapa gejala mungkin merupakan sinyal bahwa perawatan medis lebih diperlukan. Gejala mungkin terlihat berbeda, tergantung pada usia. Orang dewasa biasanya bisa dehidrasi, sesak napas atau nyeri dada, dan pusing,” demikian pernyataan dari WHO, seperti dikutip Express.
Sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan, pantauan mereka memperlihatkan orang yang terinfeksi Covid-19 mengalami berbagai gejala. Antara lain kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan terus-menerus di bagian dada, ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga, sampai warna bibir, kuku, dan kulit yang menjadi pucat keabu-abuan atau biru (tergantung warna kulit).
Sebagian orang juga bahkan bisa merasakan kehilangan nafsu makan, pusing, pingsan atau merasa sangat sakit sehingga tidak mampu merawat diri sendiri. CDC menyebut, biasanya gejala-gejala tersebut muncul di hari kedua hingga 14 hari setelah terpapar virus dan bahwa siapa pun dapat memiliki gejala ringan hingga parah.
“Beberapa gejala mungkin merupakan sinyal bahwa perawatan medis lebih diperlukan. Gejala mungkin terlihat berbeda, tergantung pada usia. Orang dewasa biasanya bisa dehidrasi, sesak napas atau nyeri dada, dan pusing,” demikian pernyataan dari WHO, seperti dikutip Express.
Sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan, pantauan mereka memperlihatkan orang yang terinfeksi Covid-19 mengalami berbagai gejala. Antara lain kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan terus-menerus di bagian dada, ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga, sampai warna bibir, kuku, dan kulit yang menjadi pucat keabu-abuan atau biru (tergantung warna kulit).
Sebagian orang juga bahkan bisa merasakan kehilangan nafsu makan, pusing, pingsan atau merasa sangat sakit sehingga tidak mampu merawat diri sendiri. CDC menyebut, biasanya gejala-gejala tersebut muncul di hari kedua hingga 14 hari setelah terpapar virus dan bahwa siapa pun dapat memiliki gejala ringan hingga parah.
(tsa)
Lihat Juga :