Mendapat Cuan Jualan Foto, Bagaimana Prospek ke Depan Bisnis di NFT?
Selasa, 01 Februari 2022 - 17:42 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya pada Desember lalu, penyanyi kondang Syahrini juga ikutan menjual NFT karya digitalnya yang diberi nama Syahrini's Metaverse Tour. Istimewanya, NFT berbentuk dirinya dengan hijab berlatar belakang berbagai tempat itu laris manis dan sold out dalam waktu singkat.
Total ada 17.800 item NFY yang dijual dengan harga satuan 20 Binance USD/BUSD atau setara Rp287 ribu. Suami dari Reino Barack ini tak menduga, NFT nya bakal laris terjual dalam waktu singkat. Ke depan Syahrini dan Reino tampaknya akan semakin serius berbisnis di NFT.
Masih banyak lagi tokoh dan selebriti yang bermain NFT, sebut saja Luna Maya hingga Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil. Ridwan Kamil berhasil menjual lukisan seniman di Kawasan Braga di NFT dengan harga 8 kali lipat. Harganya biasanya hanya Rp500.000 bisa terjual Rp4,2 juta.
Meski berpeluang menghasilkan cuan besar, berbisnis di marketplace seperti NFT juga memiliki resiko yang besar. Potensi munculnya penipuan sangta besar, karena kita sulit mengetahui profil pembeli atau penjual di NFT. Resiko penipuan ini bertambah berat, karena di dunia maya banyak hacker yang berkeliaran mencari mangsa.
Risiko lainnya yang harus dipahami adalah saat bertransaksi di NFT, kita tidak menggunakan mata uang resmi. Di marketplace seperti ini, mata uang kripto yang berlaku. Sehingga perlu ada prosedur yang harus dilalui untuk bisa mencairkannya dalam bentuk mata uang resmi di dunia nyata seperti rupiah ataupun dollar Amerika Serikat.
Nah, karena bukan mata uang resmi maka sulit memprediksi nilai mata uang kripto ini. Saat ini nilainya memang lebih besar dibandingkan mata uang resmi. Namun bisa tiba-tiba saja dalam waktu singkat nilainya langsung jatuh terjerembab. Bahkan bisa jadi uang kripto ini mendadak tidak ada nilainya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Mau Jual Foto Bareng Mantan Pacar di NFT, Luna Maya: Kalau Laku Bagi Hasil
Satu lagi yang perlu mendapat perhatian adalah transaksi di dunia NFT ini juga rawan digunakan untuk pencucian uang. Dana dari hasil dari tindak kejahatan dengan mudahnya bisa ditransaksikan di marketplace seperti ini. Praktik pencucian uang di jagad maya ini harus jadi perhatian serius, bagi siapa saja yang ingin menjajal peruntungannya di NFT. Karena itu, sudah menjadi keharusan untuk tetap berhati-hati dan penuh perhitungan dalam berbisnis di NFT. Berani mencoba?
Total ada 17.800 item NFY yang dijual dengan harga satuan 20 Binance USD/BUSD atau setara Rp287 ribu. Suami dari Reino Barack ini tak menduga, NFT nya bakal laris terjual dalam waktu singkat. Ke depan Syahrini dan Reino tampaknya akan semakin serius berbisnis di NFT.
Masih banyak lagi tokoh dan selebriti yang bermain NFT, sebut saja Luna Maya hingga Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil. Ridwan Kamil berhasil menjual lukisan seniman di Kawasan Braga di NFT dengan harga 8 kali lipat. Harganya biasanya hanya Rp500.000 bisa terjual Rp4,2 juta.
Meski berpeluang menghasilkan cuan besar, berbisnis di marketplace seperti NFT juga memiliki resiko yang besar. Potensi munculnya penipuan sangta besar, karena kita sulit mengetahui profil pembeli atau penjual di NFT. Resiko penipuan ini bertambah berat, karena di dunia maya banyak hacker yang berkeliaran mencari mangsa.
Risiko lainnya yang harus dipahami adalah saat bertransaksi di NFT, kita tidak menggunakan mata uang resmi. Di marketplace seperti ini, mata uang kripto yang berlaku. Sehingga perlu ada prosedur yang harus dilalui untuk bisa mencairkannya dalam bentuk mata uang resmi di dunia nyata seperti rupiah ataupun dollar Amerika Serikat.
Nah, karena bukan mata uang resmi maka sulit memprediksi nilai mata uang kripto ini. Saat ini nilainya memang lebih besar dibandingkan mata uang resmi. Namun bisa tiba-tiba saja dalam waktu singkat nilainya langsung jatuh terjerembab. Bahkan bisa jadi uang kripto ini mendadak tidak ada nilainya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Mau Jual Foto Bareng Mantan Pacar di NFT, Luna Maya: Kalau Laku Bagi Hasil
Satu lagi yang perlu mendapat perhatian adalah transaksi di dunia NFT ini juga rawan digunakan untuk pencucian uang. Dana dari hasil dari tindak kejahatan dengan mudahnya bisa ditransaksikan di marketplace seperti ini. Praktik pencucian uang di jagad maya ini harus jadi perhatian serius, bagi siapa saja yang ingin menjajal peruntungannya di NFT. Karena itu, sudah menjadi keharusan untuk tetap berhati-hati dan penuh perhitungan dalam berbisnis di NFT. Berani mencoba?
Lihat Juga :