Bumame Farmasi Minta Maaf, Akui Keliru Berikan Hasil Tes Swab

Kamis, 03 Februari 2022 - 17:58 WIB
loading...
Bumame Farmasi Minta...
Bumame Farmasi meminta maaf atas kekeliruan pengiriman hasil tes swab seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Zakiah. Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Bumame Farmasi James Wihardja meminta maaf atas kekeliruan pengiriman hasil tes swab seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Zakiah. Sebelumnya Zakiah mengaku, sudah mendapat hasil tes swab Covid-19 padahal ia belum menjalani tes sama sekali.

Melalui pernyataan tertulis, James Wihardja mengakui kesalahan yang telah dilakukan oleh perusahaannya.

Baca Juga: Heboh Hasil Swab Covid-19 Palsu, Belum Dites Hasil Sudah Keluar

"Perkenalkan saya, James Wihardja, selaku Direktur Utama mewakili Bumame Farmasi, dengan segala kerendahan hati, memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian tidak menyenangkan yang Ibu Zakiah alami pada pagi hari ini tanggal 3 Februari 2022 di Bumame Farmasi SCBD," demikian pernyataan tertulis James yang diterima SINDOnews, Kamis (3/2/2022).

Menurut James, kekeliruan yang terjadi lantaran pihak admin Bumame melakukan kesalahan dalam proses pengiriman hasil tes swab Zakiah, yang sebenarnya diperuntukkan bagi pasien lain namun dengan nama yang sama.

Baca Juga: 5 Fakta Alat Tes Covid-19 Buatan BRIN yang Mampu Deteksi Omicron

"Kami mengakui bahwa kejadian yang Ibu alami hari ini, memang benar adanya kesalahan dari pihak admin kami yang menyebabkan kerugian dan ketidaknyamanan," ujar James.

"Admin tersebut mengirimkan hasil pasien lain yang mempunyai nama yang persis sama dengan Ibu yang hasil tesnya pada tanggal 2 Februari 2022 adalah positif antigen dan juga PCR. Kami telah menindaklanjuti kejadian ini dengan memberikan teguran keras kepada staf terkait," tambahnya.

James berjanji, kejadian serupa tak akan terjadi lagi dan menjadikan peristiwa ini sebuah pelajaran.

"Saya akan memastikan kejadian ini tidak terulang kembali di cabang Bumame Farmasi mana pun serta menjadikan hal ini sebagai evaluasi bagi seluruh tim Bumame Farmasi agar ke depannya kami bisa melayani seluruh klien/customer kami dengan lebih teliti dan bertanggung jawab lagi," katanya.

Sebelumnya, masyarakat dikejutkan dengan beredarnya sebuah video di dunia maya yang memperlihatkan hasil tes swab Covid-19 palsu. Dalam video itu terdengar suara perempuan dewasa yang sedang marah-marah di salah satu lokasi Bumame Farmasi.

Perempuan itu mengaku sudah mendapat kiriman dua hasil tes swab, meski belum menjalani tes sama sekali. Perempuan itu pun merasa dirugikan mengingat ia hendak melakukan perjalanan ke Bali keesokan harinya.

“Dua-duanya positif lagi, ini kan merugikan. Besok mau terbang ke Bali, saya enggak bisa dong karena kalian sudah bikin hasil tes palsu. Orang sayanya saja belum datang, ini parah sekali loh kesalahan kalian,” kata dia.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Status Darurat Covid-19...
Status Darurat Covid-19 Dicabut WHO, Jumlah Tes Covid-19 Menurun
Masyarakat Disarankan...
Masyarakat Disarankan Lakukan Karantina Mandiri dan Tes Covid-19 setelah Liburan
Viral! Ibu-Ibu Telan...
Viral! Ibu-Ibu Telan Alat Tes Swab Covid-19, Begini Ending-nya
AS Gunakan Alat Tes...
AS Gunakan Alat Tes Covid-19 Baru yang Diklaim Akurat dan Cepat, Ini Kata Ahli
Batuk Pilek Tetap Tes...
Batuk Pilek Tetap Tes Covid-19 di Masa Transisi, Ini Saran Satgas IDI
Tes Swab Negatif Covid-19,...
Tes Swab Negatif Covid-19, Kemenkes Sarankan Isolasi 5 Hari
Prancis Setop Penerapan...
Prancis Setop Penerapan Tes Covid-19 pada Pelancong China
China: Setop Politisasi...
China: Setop Politisasi Pandemi COVID-19
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Kasus Covid-19 Melonjak, Negara-negara Ini Batasi Pengunjung Asal China
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Berita Terkini
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved