4 Destinasi yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Nomor 2 Bikin Kaget
Jum'at, 11 Februari 2022 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Pada 16 September 1945, pasukan tentara sekutu Belanda datang kembali ke Indonesia dan berlabuh di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tujuannya untuk mengusir tentara Jepang dan masih menganggap Indonesia sebagai negara jajahannya sehingga ingin menguasai Jakarta sebagai ibu kota.
Hal ini membuat situasi Jakarta menjadi tidak aman. Belanda kemudian mendirikan kantor NICA dan berusaha menguasai Jakarta hingga pada 1946, Sultan Hamengkubuwono ke-9 mengirim pesan ke Presiden Sukarno untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Jogjakarta yang kemudian diresmikan pada 4 Januari 1946.
Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta kembali ke Jogkarkarta setelah pengasingan Belanda. Setelah situasi kondusif, ibu kota Indonesia akhirnya dikembalikan ke Jogjakarta dari Bukittinggi pada 6 Juni 1949.
4. Bukittinggi (1948)
![4 Destinasi yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Nomor 2 Bikin Kaget]()
Pemerintah kembali memutuskan memindahkan ibu kota dari Bireuen ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Pemindahan ibu kota ini dilakukan pada 19 Desember 1948. Bukittinggi dipilih menjadi ibu kota baru karena dikelilingi benteng alam yang dapat melindungi ibu kota sekaligus pertahanan dari serangan musuh.
Baca Juga: 5 Kota di Indonesia Termakmur, Jakarta Urutan Berapa?
Hal ini membuat situasi Jakarta menjadi tidak aman. Belanda kemudian mendirikan kantor NICA dan berusaha menguasai Jakarta hingga pada 1946, Sultan Hamengkubuwono ke-9 mengirim pesan ke Presiden Sukarno untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Jogjakarta yang kemudian diresmikan pada 4 Januari 1946.
Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta kembali ke Jogkarkarta setelah pengasingan Belanda. Setelah situasi kondusif, ibu kota Indonesia akhirnya dikembalikan ke Jogjakarta dari Bukittinggi pada 6 Juni 1949.
4. Bukittinggi (1948)

Pemerintah kembali memutuskan memindahkan ibu kota dari Bireuen ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Pemindahan ibu kota ini dilakukan pada 19 Desember 1948. Bukittinggi dipilih menjadi ibu kota baru karena dikelilingi benteng alam yang dapat melindungi ibu kota sekaligus pertahanan dari serangan musuh.
Baca Juga: 5 Kota di Indonesia Termakmur, Jakarta Urutan Berapa?
(dra)
Lihat Juga :