Berhubungan Seks Saat Pandemi Tetap Aman, Ini Aturannya!
Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Studi ini menyatakan bahwa pantang menawarkan risiko infeksi terendah, tetapi penulis mengakui bahwa itu bukan pilihan yang realistis bagi banyak orang. (Baca juga: Benny Likumahuwa & Dokumentasi Jazz Indonesia ).
Terlebih, gagasan tentang seks sebagai aktivitas berbahaya dapat memiliki efek psikologis berbahaya pada saat orang sangat rentan terhadap kesulitan kesehatan mental. Jadi penelitian ini mengambil pendekatan seks positif.
Untuk mencegah infeksi lebih baik, para penulis menulis, orang-orang dapat mengurangi jumlah pasangan seksual mereka dan menghindari hubungan seks dengan orang-orang yang menunjukkan gejala Covid-19 seperti demam, batuk, kelelahan dan kehilangan rasa atau bau.
Selain memakai masker, orang-orang yang berhubungan seks dengan pasangan di luar rumah mereka juga harus mandi sebelum dan sesudah, menghindari aktivitas seks yang melibatkan transmisi oral cairan tubuh dan membersihkan area sesudahnya dengan sabun atau tisu alkohol untuk mengurangi kemungkinan terkena infeksi.
Para peneliti juga menyertakan rekomendasi untuk masturbasi dan seks digital, meskipun orang yang terlibat dalam yang terakhir harus menyadari risiko keamanan. Seks di antara pasangan yang terisolasi bersama-sama masih menimbulkan risiko, karena satu pasangan mungkin sudah terpapar virus jika mereka meninggalkan rumah bersama. Para peneliti tidak merekomendasikan masker untuk pasangan dalam situasi ini.
Terlebih, gagasan tentang seks sebagai aktivitas berbahaya dapat memiliki efek psikologis berbahaya pada saat orang sangat rentan terhadap kesulitan kesehatan mental. Jadi penelitian ini mengambil pendekatan seks positif.
Untuk mencegah infeksi lebih baik, para penulis menulis, orang-orang dapat mengurangi jumlah pasangan seksual mereka dan menghindari hubungan seks dengan orang-orang yang menunjukkan gejala Covid-19 seperti demam, batuk, kelelahan dan kehilangan rasa atau bau.
Selain memakai masker, orang-orang yang berhubungan seks dengan pasangan di luar rumah mereka juga harus mandi sebelum dan sesudah, menghindari aktivitas seks yang melibatkan transmisi oral cairan tubuh dan membersihkan area sesudahnya dengan sabun atau tisu alkohol untuk mengurangi kemungkinan terkena infeksi.
Para peneliti juga menyertakan rekomendasi untuk masturbasi dan seks digital, meskipun orang yang terlibat dalam yang terakhir harus menyadari risiko keamanan. Seks di antara pasangan yang terisolasi bersama-sama masih menimbulkan risiko, karena satu pasangan mungkin sudah terpapar virus jika mereka meninggalkan rumah bersama. Para peneliti tidak merekomendasikan masker untuk pasangan dalam situasi ini.
(tdy)
Lihat Juga :