Haji Faisal Kisahkan Hidup Sulit di Perantauan Jakarta: Tapi Berkat Berhemat Alhamdulillah
Senin, 14 Februari 2022 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
“Tahun 1992 masuk ke kios dagang di Jakarta, kontrak rumah sempat bersama kawan Rp500 ribu barengan,” tutur Haji Faisal.
Haji Faisal juga membeberkan kesulitan hidup di perantauan Jakarta. Meski demikian, dia mengaku berkat hidup hemat, keluarga bisa bangkit dan akhirnya bisa hidup mandiri.
“Kita termasuk cepat. Basic saya kan pedagang, ayah saya di kampung juragan tembakau,” kata Haji Faisal.
Menurutnya, kondisi hidup di perantauan saat itu sangat sulit. Bahkan dirinya tak memiliki kenalan sehingga membuatnya harus bekerja keras dan belajar berhemat.
“Dulu itu sangat sulit, nggak punya banyak kenalan (di Jakarta). Kalau ada kesulitan, susah, tapi berkat berhemat, Alhamdulillah, sedikit demi sedikit, lama-lama jadi juga,” kata Haji Faisal bersama Istri.
Haji Faisal juga membeberkan kesulitan hidup di perantauan Jakarta. Meski demikian, dia mengaku berkat hidup hemat, keluarga bisa bangkit dan akhirnya bisa hidup mandiri.
“Kita termasuk cepat. Basic saya kan pedagang, ayah saya di kampung juragan tembakau,” kata Haji Faisal.
Menurutnya, kondisi hidup di perantauan saat itu sangat sulit. Bahkan dirinya tak memiliki kenalan sehingga membuatnya harus bekerja keras dan belajar berhemat.
“Dulu itu sangat sulit, nggak punya banyak kenalan (di Jakarta). Kalau ada kesulitan, susah, tapi berkat berhemat, Alhamdulillah, sedikit demi sedikit, lama-lama jadi juga,” kata Haji Faisal bersama Istri.
(hri)
Lihat Juga :