Puncak Omicron 55 Ribu Kasus Sudah Terjadi, Menkes Budi: Kematian hingga 500 Tak Akan Terjadi
Senin, 14 Februari 2022 - 17:30 WIB
loading...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa puncak kasus Omicron di Indonesia sudah tercapai, yaitu 55 ribu kasus. Foto/Dok.BNPB
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa puncak kasus Omicron di Indonesia sudah tercapai, yaitu 55 ribu kasus. Angka puncak kasus tersebut biasanya diikuti oleh puncak kematian yang mengekor 2 minggu setelahnya.
"Puncak kasus Omicron kami sudah dapatkan yaitu 55 ribu kasus, dengan kematian 111 kasus. Ini jauh sekali dibandingkan kasus Delta di 2021," papar Menkes Budi dalam keterangan pers virtual, Senin (14/2/2022).
Kasus Delta sendiri Kementerian Kesehatan mencatat puncak kasusnya terjadi pada 15 Juli 2021 dengan 56 ribu kasus, dan puncak kematiannya 2.069 kasus. "Polanya sama, setelah didapat puncak kasus, 2 minggu setelahnya didapat angka puncak kematian," terang Menkes Budi.
Menkes Budi cukup yakin bahwa di kejadian Omicron ini puncak kematian tidak akan melebihi yang terjadi di Delta.
Baca Juga: Omicron di Indonesia Diprediksi Melonjak 6 Kali Lipat, Menkes Budi: Waspada dan Tidak Usah Jumawa
">"Puncak kasus Omicron kami sudah dapatkan yaitu 55 ribu kasus, dengan kematian 111 kasus. Ini jauh sekali dibandingkan kasus Delta di 2021," papar Menkes Budi dalam keterangan pers virtual, Senin (14/2/2022).
Kasus Delta sendiri Kementerian Kesehatan mencatat puncak kasusnya terjadi pada 15 Juli 2021 dengan 56 ribu kasus, dan puncak kematiannya 2.069 kasus. "Polanya sama, setelah didapat puncak kasus, 2 minggu setelahnya didapat angka puncak kematian," terang Menkes Budi.
Menkes Budi cukup yakin bahwa di kejadian Omicron ini puncak kematian tidak akan melebihi yang terjadi di Delta.
Baca Juga: Omicron di Indonesia Diprediksi Melonjak 6 Kali Lipat, Menkes Budi: Waspada dan Tidak Usah Jumawa
"Saya cukup yakin, untuk sampai 500 kasus atau 1000 kasus itu tidak akan terjadi. Apalagi sampai ke angka 2.069 kasus seperti kejadian Delta," papar Menkes Budi.