Perbedaan Varian Deltacron dengan Omicron, Ini Kata Dokter Reisa
Selasa, 15 Maret 2022 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
Bila dilihat dari penjelasan diatas bahwa varian Deltacron merupakan gabungan dua varian sebelumnya yaitu Delta dan Omicron. Maka pasien mengalami gejala dari kedua varian, sebab kedua varian menyerang orang yang sama.
Sedangkan, Omicron dr Reisa mengungkapkan pada umumnya, para pasien merasa seperti flu yaitu batuk, pilek, demam, dan lainnya. Sehingga bagi yang merasakan gejala dari Covid-19 varian apa pun untuk memastikan lakukan swab antigen.
"Merasakan gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan ada demam, menyerupai flu sebaiknya dilakukan antigen (test swab) sesegera mungkin," kata dr Reisa dalam Siaran Sehat 'Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19 di Indonesia', Minggu (27/2/2022)
Dia menegaskan bahwa treatment atau pengobatan varian Deltacron, masih tetap sama dengan varian sebelumnya. Hanya saja, dia membedakan bahwa varian Delta menyerang saluran pernafasan bagian bawah, sedangkan varian Omicron lebih banyak menyerang saluran pernafasan atas.
"Kalau delta lebih banyak menyerang bagian saluran pernafasan bawah dan kalau Omicron banyak menyerang saluran pernafasan atas. Hati-Hati kalau sampai terinfeksi karena who juga terus memantau," jelasnya.
Sedangkan, Omicron dr Reisa mengungkapkan pada umumnya, para pasien merasa seperti flu yaitu batuk, pilek, demam, dan lainnya. Sehingga bagi yang merasakan gejala dari Covid-19 varian apa pun untuk memastikan lakukan swab antigen.
"Merasakan gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan ada demam, menyerupai flu sebaiknya dilakukan antigen (test swab) sesegera mungkin," kata dr Reisa dalam Siaran Sehat 'Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19 di Indonesia', Minggu (27/2/2022)
Dia menegaskan bahwa treatment atau pengobatan varian Deltacron, masih tetap sama dengan varian sebelumnya. Hanya saja, dia membedakan bahwa varian Delta menyerang saluran pernafasan bagian bawah, sedangkan varian Omicron lebih banyak menyerang saluran pernafasan atas.
"Kalau delta lebih banyak menyerang bagian saluran pernafasan bawah dan kalau Omicron banyak menyerang saluran pernafasan atas. Hati-Hati kalau sampai terinfeksi karena who juga terus memantau," jelasnya.
(hri)
Lihat Juga :