Bahaya Tidur di Dalam Mobil saat Mesin Menyala Bisa Keracunan Berujung Kematian, Waspada!
Kamis, 17 Maret 2022 - 23:50 WIB
loading...
Bahaya tidur di dalam mobil saat AC dan mesin menyala bisa sangat fatal. Ya, tidur di dalam mobil bisa mematikan jika semua jendela ditutup dan mesin dibiarkan menyala. Foto Ilustrasi/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Bahaya tidur di dalam mobil saat AC dan mesin menyala bisa sangat fatal. Ya, tidur di dalam mobil bisa mematikan jika semua jendela ditutup dan mesin dibiarkan menyala.
Banyak pengendara berhenti di pom bensin atau tempat istirahat untuk tidur siang di dalam kendaraan jika merasa mengantuk setelah mengemudi selama beberapa jam. Di sejumlah negara maju, terdapat pelanggaran bagi pengendara untuk tidur di mobil mereka dengan mesin menyala. Menjalankan mesin saat mobil tidak bergerak tak hanya berpotensi fatal, tapi juga berbahaya bagi lingkungan serta emisi gas buang yang mengandung polutan.
Baca Juga: Studi: Gemar Nonton Film Porno Bisa Bikin Disfungsi Ereksi
Dilansir dari laman News Straits Times, bahaya tidur di dalam mobil saat mesin menyala adalah keracunan karbonmonoksida. Karbonmonoksida (CO) merupakan komponen utama dari asap buangan kendaraan. Kendaraan yang lebih tua memiliki risiko yang lebih tinggi karena sistem mekanisnya tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan, yang berpotensi menyebabkan kebocoran pada pipa knalpot.
Ketika konsentrasi tinggi CO terakumulasi di dalam kendaraan tertutup, risiko kematian melayang di atas Anda tanpa disadari saat Anda terus menghirup gas beracun yang tidak berbau dan tak berwarna.
CO juga dapat meningkat jika sistem pendingin udara tidak berfungsi dengan baik, yang dapat menyebabkan kematian saat seseorang tidur di dalam mobil. Bagaimana CO menjadi mematikan? Gas ini dapat menghambat kapasitas darah untuk membawa oksigen ke sel-sel tubuh, termasuk otak.
Baca Juga: Studi: Tidur Bersama Pasangan Membantu Tidur Lebih Nyenyak
Banyak pengendara berhenti di pom bensin atau tempat istirahat untuk tidur siang di dalam kendaraan jika merasa mengantuk setelah mengemudi selama beberapa jam. Di sejumlah negara maju, terdapat pelanggaran bagi pengendara untuk tidur di mobil mereka dengan mesin menyala. Menjalankan mesin saat mobil tidak bergerak tak hanya berpotensi fatal, tapi juga berbahaya bagi lingkungan serta emisi gas buang yang mengandung polutan.
Baca Juga: Studi: Gemar Nonton Film Porno Bisa Bikin Disfungsi Ereksi
Dilansir dari laman News Straits Times, bahaya tidur di dalam mobil saat mesin menyala adalah keracunan karbonmonoksida. Karbonmonoksida (CO) merupakan komponen utama dari asap buangan kendaraan. Kendaraan yang lebih tua memiliki risiko yang lebih tinggi karena sistem mekanisnya tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan, yang berpotensi menyebabkan kebocoran pada pipa knalpot.
Ketika konsentrasi tinggi CO terakumulasi di dalam kendaraan tertutup, risiko kematian melayang di atas Anda tanpa disadari saat Anda terus menghirup gas beracun yang tidak berbau dan tak berwarna.
CO juga dapat meningkat jika sistem pendingin udara tidak berfungsi dengan baik, yang dapat menyebabkan kematian saat seseorang tidur di dalam mobil. Bagaimana CO menjadi mematikan? Gas ini dapat menghambat kapasitas darah untuk membawa oksigen ke sel-sel tubuh, termasuk otak.
Baca Juga: Studi: Tidur Bersama Pasangan Membantu Tidur Lebih Nyenyak
Lihat Juga :