Gejala Diabetes, Area Kulit yang Gelap Tanda Gula Darah Tinggi

Minggu, 20 Maret 2022 - 05:05 WIB
loading...
Gejala Diabetes, Area Kulit yang Gelap Tanda Gula Darah Tinggi
Gejala awal diabetes, terutama diabetes tipe 2, akan samar dan sulit dikenali. Terkadang ada beberapa gejala yang muncul, seperti area kulit yang menggelap. Foto/Express
A A A
JAKARTA - Dalam beberapa kasus, gejala awal diabetes , terutama diabetes tipe 2 , akan samar dan sulit dikenali. Namun, terkadang ada beberapa gejala yang akan muncul, seperti area kulit yang menggelap.

Istilah medis untuk kondisi kulit ini adalah acanthosis nigricans, dan merupakan gejala pertama bahwa seseorang menderita diabetes. Kondisi ini menyebabkan kulit yang berubah warna menjadi gelap seperti beludru. Ini biasanya mempengaruhi orang-orang yang kelebihan berat badan.

Dilansir dari Express, Minggu (20/3/2022) acanthosis nigricans bisa menjadi tanda peringatan gula darah tinggi atau pradiabetes. Meskipun ada beberapa gejala, banyak orang mengidap diabetes tipe 2 tanpa disadari, karena gejalanya tidak selalu membuat Anda merasa tidak sehat.

Mayo Clinic mengatakan tanda dan gejala diabetes tipe 2 sering berkembang perlahan. Selain itu, orang bisa hidup dengan diabetes tipe 2 selama bertahun-tahun dan tidak menyadarinya.

Baca Juga: 5 Negara dengan Diabetes Tertinggi di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

Ketika tanda dan gejala diabates tipe 2 muncul, ini termasuk area kulit yang gelap, biasanya di ketiak dan leher. Gejala lainnya seperti rasa haus yang meningkat, sering buang air kecil, meningkatnya rasa lapar dan penurunan berat badan yang tidak disengaja.

Kelelahan, penglihatan kabur, luka yang lambat sembuh, infeksi yang sering terjadi serta mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki. Anda harus menemui dokter umum jika memiliki salah satu gejala diabetes tipe 2 atau khawatir memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.

Sangat penting bagi diabetes untuk didiagnosis sesegera mungkin karena akan semakin memburuk jika tidak diobati. Diabetes tipe 2 sendiri terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup insulin untuk berfungsi dengan baik, atau sel-sel tubuh tidak bereaksi terhadap insulin.

Ini berarti glukosa tetap berada dalam darah dan tidak digunakan sebagai bahan bakar untuk energi. Diabetes tipe 2 sering dikaitkan dengan obesitas dan cenderung didiagnosis pada orang tua. Karena peningkatan obesitas, diabetes tipe 2 sekarang terlihat pada orang muda dan segala usia. Ini jauh lebih umum daripada diabetes tipe 1.

Baca Juga: Penderita Diabetes yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Tinggi Meninggal Dunia
(dra)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1825 seconds (11.97#12.26)