Tips Bagi Penderita Diabetes Jalani Puasa Agar Nyaman dan Gula Tetap Aman

Kamis, 31 Maret 2022 - 16:50 WIB
loading...
Tips Bagi Penderita...
dokter Reinaldo Alexander Sp.PD. Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Berpuasa di bulan Ramadhan adalah ibadah wajib yang harus dijalankan seluruh umat Islam. Namun bagi penderita diabetes berpuasa dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya jika tidak dilakukan dengan tepat.

Saat menjalani puasa penderita diabetes lebih berisiko untuk mengalami kenaikan atau kekurangan kadar gula darah. Kondisi ini dapat membuat pasien diabetes rentan terkena komplikasi diabetes, seperti hipoglikemia, hiperglikemia ketoasidosis diabetik dan dehidrasi.

Pada pasien diabetes yang sudah berobat dengan baik dengan kadar gula sudah terkontrol cukup baik serta "puasanya" dilakukan dengan bagus, bukan dengan porsi makan yang sembarangan sebenarnya banyak manfaat baik, seperti melatih kedisiplinan untuk mengatur pola makan. Kemudian kadar kolesterol membaik biasanya disertai penurunan berat badan sampai 1-2 kg.

Namun perlu diwaspadai jika kadar gula darah kurang dikontrol karena akan menimbulkan beberapa faktor resiko yang akan dialami pasien diabetes ketika berpuasa.

Baca Juga: Minuman Kekinian Berisiko Diabetes
">

"Resiko yang paling sering ditemui adalah gula darahnya ngedrop, biasanya muncul di waktu siang hingga sore hari. Atau justru kadar gulanya menjadi tinggi," tutur dokter Reinaldo Alexander Sp.PD. Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya saat gelar acara webinar dalam Instagram Live.

"Menurut dokter Reinaldo, Hal ini terjadi karena adanya perubahan drastis pada pola makan. Intensitas tidur juga ikut berubah drastis, dengan waktu bangun lebih pagi dari waktu biasanya. Dan pada umumnya waktu tidur dilanjutkan pada saat siang hari. Ini akan mempengaruhi metabolisme glukosa atau gula darah, sehingga berisiko mengalami komplikasi seperti gula darah rendah (hipoglikemia), gula darah terlalu tinggi (hiperglikemia), dan juga risiko kurang cairan atau dehidrasi.

"Jika kondisi gula darah kita tinggi, itu cenderung darah kita menjadi kental. Jadi kalau gula darahnya masih belum terkontrol itu akan timbul resiko dehidrasi," ucapnya.
Baiknya penilaian risiko berpuasa bagi pasien Diabetes dilakukan 1-1,5 bulan sebelum menjalani puasa, agar saat menjalankan puasa gula darah bisa baik dan tidak terjadi komplikasi.

Penilaian risiko puasa bagi pasien Diabetes meliputi beberapa faktor, diantaranya adalah riwayat kontrol gula darah sebelumnya, nilai HbA1C, fungsi ginjal, sedang hamil atau tidak bagi wanita, ada riwayat komplikasi akut diabetes apa tidak dalam 3 bulan terakhir, seberapa kompleks obat-obatan atau terapi insulin yg dilakukan dan juga kepatuhan dalam memeriksa gula darah sehari-hari.

Pemeriksaan yang perlu dilakukan saat akan berpuasa harus dijaga kadar gulanya dan memeriksa HbA1c, yaitu rata-rata gula darah kita dalam tiga bulan terakhir. Dan harus diperiksa fungsi ginjalnya serta melakukan rekam jantung.

Apa manfaat penderita diabetes saat berpuasa?

Dalam melakukan puasa itu adalah merupakan hak setiap orang. Jika pasien diabetes memeriksakan diri ke dokter maka dokter akan menilai kondisi tubuh kita, apakah berisiko ringan, sedang atau tinggi untuk berpuasa mengingat ada risiko yang bisa dialami saat berpuasa pada pasien Diabetes.

Namun jika pasien diabetes yang sudah terkontrol dengan baik, track recordnya bagus, obat-obatan disiplin, juga pola makan dengan teratur. Kemudian melakukan puasa dengan benar justru akan membawa manfaat. Karena puasa itu akan melatih kedisiplinan dan mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Kolesterol akan terjaga dengan baik, kondisi berat badan tetap stabil dan bahkan bisa meurunkann berat badan bagi yg masih overweight atau obesitas dan akan mendapatkan kontrol gula darah yang lebih baik lagi.

Untuk pasien diabetes di saat bulan Ramadhan yang ingin melakukan aktivitas berolahraga sebaiknya hindari kegiatan fisik yang berat. Karena akan beresiko meningkatkan gula darah yang turun drastis. Namun di lain sisi untuk pasien diabetes dianjurkan agar tetap melakukan aktivitas fisik sehari-hari yang memang biasa dilakukan saat bekerja di kantor seperti naik-turun tangga. Kegiatan pergi sholat Tarawih di malam hari bisa dianggap sebagai olahraga jg bagi pasien diabetes di bulan puasa.

"Pada saat sahur usahakan tubuh anda mendapatkan asupan dengan serat yang tinggi karena dapat menahan rasa lapar yang lebih lama. Dan umumnya pada saat sahur orang tidak dapat mengkonsumsi makanan dalam jumlah banyak karena saat malam sebelumnya kondisi perut sudah terisi. Untuk itu fokuskan dengan asupan yang berserat tinggi misalnya sayur, gandum, kacang2an dan hindari karbohidrat simple, yaitu gula pasir, sirup, kue yang manis," ujar dokter Reinaldo.

Terakhir adalah himbauan untuk membatalkan atau menghentikan puasa bila tubuh muncul gejala dan ketika diperiksa kadar gula di bawah 70 mg/dL atau lebih tinggi dari 300 mg/dL.
(hri)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penderita Diabetes Sebaiknya...
Penderita Diabetes Sebaiknya Hindari Konsumsi Semangka, Ini Alasannya!
Jangan Salah, Gula dari...
Jangan Salah, Gula dari Buah Juga Bisa Memicu Diabetes Semakin Parah
10 Negara yang Mengurangi...
10 Negara yang Mengurangi Jam Kerja Saat Ramadan, dari Uni Emirat Arab hingga Eropa
4 Buah yang Aman Dikonsumsi...
4 Buah yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes, Boleh Dimakan Malam Hari
Diabetes Bukan Cuma...
Diabetes Bukan Cuma Faktor Genetik, Waspadai Kebiasaan Sehari-harimu!
5 Minuman untuk Menormalkan...
5 Minuman untuk Menormalkan Gula Darah, Solusi Alami Penderita Diabetes
PB IKA PMII dan LAZ...
PB IKA PMII dan LAZ Gerakin Berbagi Sahur untuk Manusia Gerobak dan Ojol di Jakarta
Hari Pertama Puasa 2026...
Hari Pertama Puasa 2026 Siswa Masuk Sekolah? Ini Jadwal Pembelajaran Resmi Pemerintah
Kemenkes Gandeng Persadia...
Kemenkes Gandeng Persadia Pulihkan Layanan Kesehatan Pascabencana di Sumatera
Rekomendasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
Garap Proyek Listrik...
Garap Proyek Listrik di Sumba, Liliana Tanoesoedibjo Optimistis Indonesia Bersinar di Miss World 2026
Terpopuler
Infografis
5 Tips Sahur untuk Penderita...
5 Tips Sahur untuk Penderita Asam Lambung supaya Puasa Lancar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved