Bolehkah Makan Gorengan Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasan Para Ahli
Kamis, 07 April 2022 - 17:30 WIB
loading...
Bolehkah makan gorengan saat berbuka puasa? Pertanyaan itu banyak dilontarkan masyarakat Indonesia yang gemar mengkonsumsinya selama Ramadhan, khususnya saat berbuka puasa. Foto/Ilustrasi/Instagram @susan_mellyani
A
A
A
JAKARTA - Bolehkah makan gorengan saat berbuka puasa? Pertanyaan itu banyak dilontarkan masyarakat Indonesia yang gemar mengkonsumsinya selama Ramadhan, khususnya saat berbuka puasa.
Tim Humanity Medical Service Aksi Cepat Tanggap (ACT), Dokter Jati Satriyo mengatakan, kandungan dalam satu buah gorengan berbeda-beda. Bisa mencapai 100 hingga 200 kalori, hal ini setara dengan dua lembar roti gandum dan dua sampai tiga kali lipat sayuran yang lebih sehat dan mengenyangkan.
Berbagai penelitian telah menyepakati, bahwasannya terlalu sering makan gorengan akan berdampak terhadap kesehatan tubuh. Di antaranya dapat menyebabkan kelebihan berat badan, meningkatkan resiko penyakit yang terkait organ jantung, meningkatkan risiko terkena diabetes, memperbesar risiko munculnya kanker, dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi.
Baca Juga: Berapa Kalori Gorengan Seperti Kentang dan Tahu Goreng?
">Tim Humanity Medical Service Aksi Cepat Tanggap (ACT), Dokter Jati Satriyo mengatakan, kandungan dalam satu buah gorengan berbeda-beda. Bisa mencapai 100 hingga 200 kalori, hal ini setara dengan dua lembar roti gandum dan dua sampai tiga kali lipat sayuran yang lebih sehat dan mengenyangkan.
Berbagai penelitian telah menyepakati, bahwasannya terlalu sering makan gorengan akan berdampak terhadap kesehatan tubuh. Di antaranya dapat menyebabkan kelebihan berat badan, meningkatkan resiko penyakit yang terkait organ jantung, meningkatkan risiko terkena diabetes, memperbesar risiko munculnya kanker, dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi.
Baca Juga: Berapa Kalori Gorengan Seperti Kentang dan Tahu Goreng?
Dilansir dari laman Health Line, meskipun dapat menjadi makanan yang menyenangkan pada acara-acara khusus,namun makanan berminyak dapat berdampak negatif pada tubuh. Khususnya kesehatan Anda baik dalam jangka pendek, maupun jangka panjang.
Mengonsumsi makanan cepat saji, yang tidak hanya mencakup makanan berminyak tetapi juga minuman manis, menyebabkan asupan kalori tinggi, penambahan berat badan. Selain itu kontrol gula darah yang buruk, dan peningkatan peradangan.