Dipicu Unggahan Fauzi Baadila, Pemerhati Perempuan Minta Publik Buang Stigma Negatif Janda
Jum'at, 19 Juni 2020 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh Myrna mengatakan, kata "janda genit", "janda gatal", atau "janda perebut laki orang" hanyalah sebagian kata yang kerap kita dengar mengenai status janda. Padahal menurut Laporan Tahunan Mahkamah Agung (MA) 2019, terdapat 485.223 janda cerai baru. Hal ini berarti ada 485.223 janda yang bisa mendapat stigma negatif atas status baru mereka.
Sementara itu, politisi pemerhati isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Firliana Purwanti mengatakan, korban perempuan Kekerasan dalam Rumah Tangga ( KDRT ), 70%-nya memilih kembali ke pernikahan toksik mereka. Mereka memilih kembali berada di lingkaran setan tersebut dengan alasan ekonomi, anak, termasuk karena takut diberi label baru yaitu janda.
"Banyak janda yang akhirnya memilih disebut orangtua tunggal atau menyembunyikan status barunya, karena takut dipandang oleh masyarakat luas secara negatif," katanya. (Baca Juga: Solusi Mencari Sekolah yang Tepat Selama Pandemi )
"Sebenarnya sangatlah salah pandangan yang menganggap bahwa janda cerai kurang terhormat daripada janda yang ditinggal meninggal oleh suami. Justru para janda cerai harus memberikan apresiasi kepada diri sendiri karena berhasil dan berani keluar dari pernikahan toksik atau pernikahan yang kurang menyenangkan," lanjut Firliana.
Di sisi lain, faktanya ada banyak janda yang sukses meniti karier atau membangun kerajaan bisnis. Misalkan Jamie Chua dari Singapura dan MacKenzie Bezos, salah satu pemegang saham Amazon yang juga penulis buku.
Sementara itu, politisi pemerhati isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Firliana Purwanti mengatakan, korban perempuan Kekerasan dalam Rumah Tangga ( KDRT ), 70%-nya memilih kembali ke pernikahan toksik mereka. Mereka memilih kembali berada di lingkaran setan tersebut dengan alasan ekonomi, anak, termasuk karena takut diberi label baru yaitu janda.
"Banyak janda yang akhirnya memilih disebut orangtua tunggal atau menyembunyikan status barunya, karena takut dipandang oleh masyarakat luas secara negatif," katanya. (Baca Juga: Solusi Mencari Sekolah yang Tepat Selama Pandemi )
"Sebenarnya sangatlah salah pandangan yang menganggap bahwa janda cerai kurang terhormat daripada janda yang ditinggal meninggal oleh suami. Justru para janda cerai harus memberikan apresiasi kepada diri sendiri karena berhasil dan berani keluar dari pernikahan toksik atau pernikahan yang kurang menyenangkan," lanjut Firliana.
Di sisi lain, faktanya ada banyak janda yang sukses meniti karier atau membangun kerajaan bisnis. Misalkan Jamie Chua dari Singapura dan MacKenzie Bezos, salah satu pemegang saham Amazon yang juga penulis buku.
(tsa)
Lihat Juga :