Studi: Virus Corona Baru Dapat Menyebar saat Menyiram Toilet
Sabtu, 20 Juni 2020 - 06:16 WIB
loading...
Menyiram toilet menghasilkan turbulensi yang kuat sehingga dapat mengeluarkan partikel aerosol yang mengandung Covid-19. / Foto: ilustrasi/Medium
A
A
A
YANGZHOU - Sebuah studi baru di China telah memperingatkan bahwa menyiram toilet menghasilkan turbulensi yang kuat sehingga dapat mengeluarkan partikel aerosol yang mengandung virus corona baru . Hal ini berpotensi dapat menginfeksi pengguna kamar mandi berikutnya.
(Baca juga: WHO Optimistis Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 Bisa Siap Sebelum 2021 )
Para peneliti di Universitas Yangzhou, China menggunakan pemodelan komputer untuk menunjukkan bagaimana air dari toilet yang disiram dapat menyembur ke udara setinggi tiga kaki.
Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids, tim mengatakan, masuk akal untuk mengasumsikan bahwa aliran udara berkecepatan tinggi akan mengeluarkan partikel aerosol ke daerah yang tinggi di udara di atas toilet. Ini memungkinkan virus menyebar di dalam ruangan dan menyebabkan risiko bagi kesehatan manusia.
"Seseorang dapat memperkirakan bahwa kecepatannya akan lebih tinggi ketika toilet sering digunakan, seperti dalam kasus toilet keluarga selama waktu sibuk atau toilet umum yang melayani daerah berpenduduk padat," kata penulis studi Ji-Xiang Wang dari Universitas Yangzhou seperti dikutip Times Now News, baru-baru ini.
(Baca juga: WHO Optimistis Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 Bisa Siap Sebelum 2021 )
Para peneliti di Universitas Yangzhou, China menggunakan pemodelan komputer untuk menunjukkan bagaimana air dari toilet yang disiram dapat menyembur ke udara setinggi tiga kaki.
Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids, tim mengatakan, masuk akal untuk mengasumsikan bahwa aliran udara berkecepatan tinggi akan mengeluarkan partikel aerosol ke daerah yang tinggi di udara di atas toilet. Ini memungkinkan virus menyebar di dalam ruangan dan menyebabkan risiko bagi kesehatan manusia.
"Seseorang dapat memperkirakan bahwa kecepatannya akan lebih tinggi ketika toilet sering digunakan, seperti dalam kasus toilet keluarga selama waktu sibuk atau toilet umum yang melayani daerah berpenduduk padat," kata penulis studi Ji-Xiang Wang dari Universitas Yangzhou seperti dikutip Times Now News, baru-baru ini.
Lihat Juga :