Waspada! Ini Penyakit yang Banyak Dialami Pasangan Indonesia, Picu Ketidaksuburan

Senin, 23 Mei 2022 - 10:31 WIB
loading...
Waspada! Ini Penyakit yang Banyak Dialami Pasangan Indonesia, Picu Ketidaksuburan
Sifilis dan gonore merupakan penyakit yang banyak dialami pasangan Indonesia. Penyakit ini bisa menyebabkan ketidaksuburan atau infertilitas pasangan. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Sifilis dan gonore merupakan penyakit yang banyak dialami pasangan Indonesia. Penyakit ini bisa menyebabkan ketidaksuburan atau infertilitas pasangan suami istri sehingga penting untuk diwaspadai.

Chief Executive Officer Pusat Fertilitas Bocah Indonesia (PFBI) dr Pandji sifilis dan gonore banyak ditemukan saat pasangan suami istri melakukan pemeriksaan kesehatan untuk menjalani program kehamilan.

"Infeksi kebanyakan sifilis dan gonore. Infeksi yang tidak tertangani menyebar dari vagina ke tuba falopi (kiri dan kanan) mengalami infeksi dan tertutup tubanya," kata dr Pandji di Rumah Sakit Primaya Tanggerang pada Minggu, 22 Mei 2022.

Selain kedua penyakit tersebut, dr Pandji menjelaskan banyak juga wanita mengalami miom, kista dan polip. Menurut penuturan dr Pandji, persentase ketidaksuburan ada 40 persen diakibatkan oleh pria dan 40 persen karena wanita.

Baca Juga: Coba Segala Cara tapi Belum Hamil? Awas Indikasi Awal Kemandulan

Sementara 20 persen dari keduanya yang harus segera ditangani. Beruntungnya, kondisi ini bisa dicegah. Caranya, dengan melakukan pemeriksaan kesuburan, dengan hanya mengambil darah wanita.

"Kemudian dari pengecekan darah mengetahui hormonnya. Seorang wanita bisa tahu jumlah sel telurnya hanya menunggu 3-5 menit hanya dengan pengecekan darah," jelas dr Pandji.



Guna mengetahui kondisi rahim wanita lebih jelas, dr Pandji menyebut bisa melakukan USG transvaginal. "Sesimpel tes USG, jadi melakukan tes transvagina melakukan tes dari vagina perempuan sampai rahim. Jadi tahu persis bagaimana kondisi rahimnya," ungkap dr Pandji.

Baca Juga: Bayi Tabung dan Inseminasi Buatan Tak Sama, Ini Bedanya!
(dra)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1803 seconds (11.97#12.26)