Bayi Tabung dan Inseminasi Buatan Tak Sama, Ini Bedanya!

Selasa, 16 Februari 2021 - 16:15 WIB
loading...
Bayi Tabung dan Inseminasi...
Proses Inseminasi buatan dan bayi tabung tidak sama. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Inseminasi buatan merupakan salah satu metode reproduksi berbantu bagi pasangan yang memiliki gangguan kesuburan. Para prinsipnya, inseminasi buatan (intra-uterine) akan mendekatkan sperma terhadap sel telur dengan cara menyemprotkannya ke dalam rahim melalui liang vagina. Untuk meningkatkan keberhasilan, sebelun tindakan inseminasi dilakukan, sperma akan melalui prosedur “pencucian” terlebih dahulu dan dipilih yang memiliki gerakan terbaik.

Berbeda dengan Fertilisasi In Vitro (IVF) atau bayi tabung. Ini adalah teknologi reproduksi berbantu yang sudah mempertemukan sel telur dan sperma di luar tubuh.
Selanjunya, embrio yang telah terbentuk paska pembuahan akan dimasukkan kembali ke rahim ibu agar dapat berkembang sebagaimana kehamilan pada umumnya. Program bayi tabung disebut sebagai metode penanganan infertilitas atau ketidaksuburan dengan angka keberhasilan yang cukup tinggi.Baca Juga : Bayi Tabung, Solusi Bagi yang Susah Mendapatkan Buah Hati

Usia ibu saat menjalani program bayi tabung menjadi penentu keberhasilan. Dimana keberhasilan program ini mencapai angka tertinggi jika calon ibu berusia di bawah 35 tahun. Yang jelas, semakin dini pasangan suami-istri dengan infertilitas melakukan pemeriksaan dan melakukan program reproduksi berbantu, maka semakin besar peluang keberhasilan untuk mendapatkan kehamilan.“Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan jika mempunyai gangguan kesuburan,” kata dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG-KFER, M.Sc, dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi RS Pondok Indah IVF Centre dan RS Pondok Indah – Pondok Indah. Program bayi tabung dapat meminimalisir kejadian kelainan genetik pada buah hati nantinya.Hal ini dibenarkan oleh Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG-KFER, MPH yang merupakan dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi RS Pondok Indah IVF. Kenapa bisa? Sebab sebelum embrio dipindahkan ke rahim ibu, embrio dapat lebih dulu menjalani pemeriksaan genetik pre-implantasi (Preimplantation Genetic Testic for Aneuploidy/PGT-A). Gunanya untuk mengopatimalisasi keberhasilan dan menghindari orangtua mewariskan kelainan genetik kepada buah hati.

Baca Juga : 5 Cara Menangani Efek Samping Vaksin dengan Pengobatan Rumahan

Lebih jauh, PGT-A merupakan teknologi baru yang menggunakan metode next generatiob sequencing (NGS) untuk mengidentifikasi abnormalitas strukur kromosom secara dini, sebelum embrio ditanam dalam rongga rahim calon ibu. Pemeriksaan ini bertujuan mendiagnosis penyakit genetik dan cacat bawaan, serta mengurangi risiko keguguran dan kelahiran anak dengan gangguan genetik. Sri noviarni
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10-15 Persen Pasangan...
10-15 Persen Pasangan Usia Subur Alami Infertilitas, Wamenkes Dante Buka Suara
Ubah Paradigma: Keberhasilan...
Ubah Paradigma: Keberhasilan Program Kehamilan Kini Tak Lagi Hanya Beban Perempuan
Luna Maya Ingin Hiatus...
Luna Maya Ingin Hiatus Demi Fokus Program Hamil, Target Punya Anak Kembar
Program Bayi Tabung...
Program Bayi Tabung Anak Kedua Citra Kirana Gagal, Sedih namun Ikhlas
Candaan Denny Sumargo...
Candaan Denny Sumargo soal Cari Ibu untuk Bayi Tabung, Tuai Kecaman Warganet
CryoTech Hadir di Indonesia,...
CryoTech Hadir di Indonesia, Peluang Keberhasilan Bayi Tabung Makin Besar
Berita Duka, Ahli Bayi...
Berita Duka, Ahli Bayi Tabung RSUD Dr Soetomo Prof Suhartono Meninggal Dunia
MNC Peduli Gelar Seminar...
MNC Peduli Gelar Seminar Kesehatan tentang IVF, Peserta Happy Banget
Wanita Ini Melahirkan...
Wanita Ini Melahirkan Bayi Orang Lain karena Kesalahan dalam Proses IVF
Rekomendasi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Berita Terkini
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved