Mnet Tanggapi Tuduhan Manipulasi Skor Akhir Queendom 2

Sabtu, 04 Juni 2022 - 18:28 WIB
loading...
Mnet Tanggapi Tuduhan...
Mnet menanggapi tuduhan manipulasi skor Queendom 2. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis, Mnet dengan tegas membantah tuduhan memanipulasi skor akhir. Foto/Koreaboo
A A A
JAKARTA - Mnet menanggapi tuduhan manipulasi skor Queendom 2 . Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis, Mnet dengan tegas membantah semua tuduhan bahwa mereka memanipulasi skor akhir untuk Queendom 2.

Dilansir dari Koreaboo, Sabtu (4/6/2022) menurut pernyataan tersebut, skor streaming diberikan sesuai dengan jumlah streaming di playlist resmi Queendom 2 mereka.

"Untuk mendengarkan berbagai suara penggemar K-Pop di seluruh dunia, kami membuat skor berdasarkan streaming di playlist resmi Queendom 2 kami," kata Mnet.

Mnet kemudian menjelaskan bagaimana cara skor dihitung dan diterapkan. Di mana semua streaming dinilai satu kali per ID per hari.

Baca Juga: Mnet Minta Maaf Usai Gunakan Remix Adzan di Street Woman Fighter

"Semua data dan skor streaming dihitung oleh layanan streaming dan diteruskan kepada kami. Kami telah mengkonfirmasi bahwa semua data telah diperhitungkan," jelas Mnet.

Queendom 2 menayangkan episode terakhirnya pada Kamis, 2 Juni 2022, di mana WJSN yang juga dikenal sebagai Cosmic Girls dinobatkan sebagai pemenang. Banyak netizen yang menuding ada perbedaan cara penghitungan skor streaming.

Netizen menunjuk skor Spotify yang menunjukkan LOONA dengan streaming terbanyak. Setelah episode tersebut, sebuah postingan di komunitas online menjadi viral meminta acara tersebut untuk mengungkapkan data mentah dan kriteria garis besar untuk skor.

Postingan tersebut menuntut agar Mnet mengungkapkan lima masalah yang saat ini diselimuti kontroversi. Yaitu jumlah total streaming yang menyumbang skor, jelaskan mengapa skor YouTube diubah, jumlah total suara langsung.

Baca Juga: Heboh Remix Suara Azan, Mnet TV Tuai Kecaman

Selain itu, netizen juga menuntut kriteria skor dan metrik yang diperhitungkan serta mengungkapkan data streaming yang tumpang tindih dan metrik yang diperhitungkan. Netizen menuduh bahwa skor “overlapping streaming” dikurangi dari semua grup kecuali WJSN.

"Semua tim bekerja keras, tetapi hasilnya harus adil. Kami meminta tim produksi untuk menyelesaikan lima masalah ini," kata netizen.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kata Playing Victim...
Kata Playing Victim Bikin Heboh, Bisa Menimbulkan Masalah Berkepanjangan
Ini Tanda-Tanda Pasangan...
Ini Tanda-Tanda Pasangan Manipulatif, Salah Satunya Romantis Berlebihan
Akhirnya Red Velvet...
Akhirnya Red Velvet Umumkan Judul Mini Album ke-6
OJK Tindak 233 Pelaku...
OJK Tindak 233 Pelaku Manipulasi Pasar, Denda Capai Rp96,33 Miliar
BEI Buka Suara Pascatemuan...
BEI Buka Suara Pascatemuan Bareskrim Soal Manipulasi IPO PIPA
Purbaya Ungkap 10 Perusahaan...
Purbaya Ungkap 10 Perusahaan Sawit Manipulasi 50% Ekspor
Rekomendasi
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Berita Terkini
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved