Mengenal 4 Metode Penyembuhan Hipertiroid, Anda Wajib Tahu!

Minggu, 12 Juni 2022 - 16:16 WIB
loading...
Mengenal 4 Metode Penyembuhan...
Hipertiroid merupakan suatu kondisi di mana tiroid menjadi terlalu aktif. Hal ini bisa menyebabkan metabolisme Anda menjadi lebih cepat dari kondisi normal. Foto Ilustrasi/iStock
A A A
JAKARTA - Hipertiroid merupakan suatu kondisi di mana tiroid menjadi terlalu aktif. Hal ini bisa menyebabkan metabolisme Anda menjadi lebih cepat dari kondisi normal. Mengapa hal itu bisa terjadi dan apakah hipertiroid bisa disembuhkan?

Melansir laman Cleveland Clinic, Minggu (12/6/2022), hipertiroid adalah suatu kondisi di mana tiroid Anda melepaskan lebih banyak hormon daripada yang Anda butuhkan. Hormon utama yang dibuat oleh tiroid Anda termasuk triiodothyronine (T3) dan tiroksin (T4).

Seperti kita tahu, kelenjar tiroid sendiri memainkan peran besar dalam banyak fungsi utama tubuh. Di antaranya mengatur suhu tubuh, mengontrol detak jantung, hingga mengontrol metabolisme.

Baca Juga: Waspadai Dampak Gangguan Tiroid pada Kesuburan

Ada beberapa gejala hipertiroid. Mulai dari detak jantung yang lebih cepat, merasa gemetar atau gugup, penurunan berat badan, nafsu makan meningkat, diare, perubahan siklus menstruasi bagi perempuan, pembengkakan di bagian leher, masalah tidur, rambut rontok, hingga kelemahan otot.

Kondisi hipertiroid bisa disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya mengalami penyakit graves, memiliki benjolan atau pertumbuhan sel di kelenjar tiroid, terjadinya peradangan kelenjar tiroid, hingga gara-gara mengonsumsi yodium secara berlebihan.

Lantas, apakah hipertiroid bisa disembuhkan? Jawabannya adalah ya. Pasien dengan kondisi ini harus disembuhkan, sebab jika tidak, bisa menyebabkan komplikasi seperti fibrilasi atrium, stroke, gagal jantung, dan osteoporosis.

Berikut pilihan pengobatan bagi pasien yang mengalami kondisi hipertiroid.

1. Obat-Obatan

Pasien hipertiroid biasanya akan diobati dengan obat-obatan antitiroid seperti methimazole (Tapazole) atau propylthiouracil (PTU). Obat ini memblokir kemampuan tiroid Anda untuk membuat hormon.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Tiroid Seperti yang Dialami Jessica Iskandar

2. Yodium Radioaktif

Yodium radioaktif adalah obat oral yang diserap oleh sel tiroid. Ini bisa menyebabkan tiroid Anda menyusut dan kadar hormon tiroid turun selama beberapa minggu. Cara ini biasanya menyebabkan kerusakan permanen pada tiroid, yang akan menyembuhkan hipertiroid. Tetapi, kebanyakan pasien yang menerima perawatan ini harus minum obat hormon tiroid selama sisa hidupnya untuk mempertahankan kadar hormon normal.

3. Pembedahan

Penyedia layanan kesehatan dapat mengangkat kelenjar tiroid Anda melalui operasi pembedahan. Ini akan memperbaiki hipertiroidisme Anda, tetapi biasanya menyebabkan hipotiroidisme atau kondisi di mana tiroid Anda kurang aktif, sehingga membutuhkan suplemen tiroid seumur hidup untuk menjaga kadar hormon tetap normal.

4. Beta Blocker

Terakhir ada beta blocker. Obat ini memblokir aksi hormon tiroid pada tubuh. Beta blocker tidak mengubah tingkat hormon dalam darah, tetapi ini dapat membantu mengendalikan gejala seperti detak jantung yang cepat, gugup dan gemetar yang disebabkan oleh hipertiroid.

Biasanya, pengobatan ini tidak digunakan sendiri dan dipasangkan dengan pilihan lain untuk mengobati hipertiroidisme dalam jangka panjang.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Kasus Hantavirus Ditemukan...
Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Situasi Masih Terkendali
Meski Sudah Dinyatakan...
Meski Sudah Dinyatakan Sembuh Kanker Bisa Muncul Lagi, Ini Penjelasan Dokter
Mengenal Anemia Aplastik,...
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diduga Diderita Istri Pesulap Merah
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
4 Fakta Hantavirus yang...
4 Fakta Hantavirus yang Mewabah di Kapal Pesiar MV Hondius, Salah Satunya Belum Ada Obatnya
Kemenkes Soroti Peran...
Kemenkes Soroti Peran Strategis Poltekkes Kemenkes Jakarta II dalam Dies Natalis ke-25
Rekomendasi
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved