Jangan Asal Coba, Diet Ekstrem Bisa Berdampak Buruk

Senin, 04 Juli 2022 - 20:32 WIB
loading...
Jangan Asal Coba, Diet...
Podcast Aksi Nyata membahas seputar diet yang sehat dan benar bersama pakarnya, yakni General Practitioner/Master of Science Human Nutrion Dr Ferry C Wirawan. Foto/Tangkap Layar YouTube Partai Perindo
A A A
JAKARTA - Memiliki berat badan yang ideal merupakan dambaan banyak orang. Hal itu penting bukan hanya untuk penampilan semata, tetapi juga demi menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Karena itu, tidak heran bila sebagian orang memilih untuk melakukan diet khusus menurunkan berat badan. Sayang, ada saja orang yang memilih jalur untuk melakukan diet ekstrem demi menurunkan berat badan secara instan. Padahal, diet ekstrem dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh.

Hal tersebut dibahas dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia pada Senin (4/7/2022).

Baca Juga: Podcast Aksi Nyata: Inilah Cara Diet yang Benar untuk Turunkan Berat Badan

“Diet ekstrem ini mungkin disebabkan oleh ketidaktahuan tentang pengetahuan gizi. Jadi, dia pikir diet itu tidak makan, padahal diet itu adaah makan sebenarnya,” kata General Practitioner/Master of Science Human Nutrion, Dr Ferry C Wirawan, seperti dikutip dari siaran langsung di kanal YouTube Partai Perindo.

Dia mengatakan, efek samping diet ekstrem pun tak main-main. “Jadi, mungkin kalau kalori defisit parah, sampai tidak ada asupan nutrisi, kurang cairan, jadinya nanti dia bisa gulanya rendah atau hipoglikemia, tensinya rendah atau hipotensi, sampai akhirnya dia bisa kolaps juga, itu yang bahaya,” papar Dr. Ferry.

Dr Ferry menjelaskan, pada orang yang tidak termasuk obesitas atau overweight, idealnya turun sekira 0,5 sampai 1 kilogram per minggu.

Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Perindo: Tips Hidup Sehat Menuju Endemi

“Semakin besar atau semakin tinggi berat badan seseorang, itu penurunan berat badannya bisa lebih banyak di awal, dan itu enggak apa-apa. Tapi idealnya, orang turun berat badan tuh seminggu 0,5 sampai 1 kilogram, itu yang aman. Dan itu yang turun harus lemaknya, bukan cairan tubuh atau massa otot tubuh,” jelasnya.

Dr Ferry mengungkapkan, jika cara dietnya salah atau terlalu ekstrem, dapat memberikan ragam komplikasi pada tubuh. “Kalau caranya salah, itu bisa ada komplikasi seperti akut dan kronis. Misalnya, awalnya kekurangan nutrisi, mungkin karena kekurangan protein, rambutnya bisa rontok,” kata dia.

Kekurangan nutrisi dalam jangka panjang, sambung Dr Ferry, bisa menyebabkan komplikasi yang cukup serius.

“Kalau kurang nutrisi terus lama-lama massa ototnya habis juga, dan ketika massa ototmya turun, metabolisme tubuh ikut turun juga. Lama kelamaan ini bisa bikin dietnya mentok atau (berat badan) enggak turun lagi,” ungkapnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Film Cinta...
Di Balik Film Cinta Tapi Cinta, Ganjar dan Atikoh True Love Story, Sutradara: Cocok untuk Anak Muda
Kenakan Kaus Clean Government,...
Kenakan Kaus Clean Government, Ganjar Pranowo Bangkitkan Dono Warkop DKI di Hajatan Rakyat Semarang
Alam Ganjar Unjuk Gigi...
Alam Ganjar Unjuk Gigi di Hajatan Rakyat, Main Gitar dan Nyanyi Bareng Ganjar dan Siti Atikoh
Ganjar Pranowo dan Slank...
Ganjar Pranowo dan Slank Tutup Hajatan Rakyat di Semarang, Nyanyi Terlalu Manis
Makna Prosesi Ruwatan...
Makna Prosesi Ruwatan yang Dilakukan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Solo, Singgung Nafsu Kuasa
Sambut Ganjar-Mahfud,...
Sambut Ganjar-Mahfud, Slank Nyanyi Salam M3tal di Hajatan Rakyat Semarang
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Berita Terkini
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Liburan ke Eropa Makin...
Liburan ke Eropa Makin Terjangkau, Ini Destinasi Favorit dan Tips Hemat untuk Pemula
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved