Pengaruhi Kepercayaan Diri, Masalah Jerawat Kerap Ditangani dengan Kurang Tepat

Rabu, 13 Juli 2022 - 23:53 WIB
loading...
Pengaruhi Kepercayaan Diri, Masalah Jerawat Kerap Ditangani dengan Kurang Tepat
Bagi banyak remaja dan orang dewasa, masalah kulit berjerawat menjadi beban yang memengaruhi kepercayaan diri, serta kualitas hidup sehari-hari. / Foto: MPI/Novie Fauziah
A A A
JAKARTA - Jerawat merupakan permasalahan kulit yang banyak dialami 9,4 persen masyarakat di dunia. Sedangkan di Indonesia, skeitar 46 persen masyarakatnya memiliki masalah tersebut di kulitnya, khususnya bagian wajah.

Dermato Venereologist, dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV, FAADV mengatakan, bagi banyak remaja dan orang dewasa, masalah kulit berjerawat menjadi beban yang memengaruhi kepercayaan diri, serta kualitas hidup sehari-hari.

"Meskipun terbilang masalah kulit paling umum, seringkali jerawat ditangani dengan kurang tepat, padahal dapat memengaruhi kualitas hidup orang yang mengalaminya," paparnya dalam acara DermLive by La Roche Posay di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Bakal Bintangi Gadis Kretek, Dian Sastrowardoyo dan Putri Marino Trending Topik di Twitter

Menurut dr. Fitria, sebanyak 96 persen orang di dunia yang memiliki permasalahan jerawat mengakui bahwa hal ini memengaruhi kualitas hidup sehari-hari.

Sekitar 53 persen di antaranya pernah mengalami depresi, dan 50 persen cenderung mengisolasi diri.

Oleh karenanya, lanjut dr. Fitria, langkah yang paling penting adalah analisa kulit yang akurat untuk diagnosis jerawat yang tepat. Sehingga nantinya dapat ditentukan tingkat keparahan jerawatnya, dan terapi yang paling sesuai.

"Selain itu, dengan mengobati jerawat sedini mungkin diiringi terapi yang tepat, tentunya dapat menurunkan risiko terjadinya acne scar (jaringan parut bekas jerawat)," ungkapnya.

Sementara itu, Head of Marketing ACD Indonesia, Nestya Sedayu menambahkan, pihaknya percaya bahwa solusi yang efektif untuk mengatasi masalah jerawat dimulai dengan analisa yang akurat dan diagnosa dari dermatolog.

Baca juga: Ardhito Pramono Merasa Alami Banyak Perubahan setelah Lewati Masa Kelam

"Oleh karena itu, penting bagi kami untuk dapat membawa life-changing dermatology melalui pilihan produk, informasi, edukasi, teknologi yang mudah diakses. Serta analisa dan konsultasi dengan profesional ahlinya, yaitu dermatolog," jelas dia.
(nug)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1613 seconds (11.210#12.26)