Gejala Kolesterol Tinggi pada Jantung dan Pembuluh Darah, Waspadai!
Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
Akibatnya, tumpukan lemak tersebut mempersulit aliran darah untuk mengalir melalui arteri. Sebagai hasilnya, kondisi ini berpotensi menyebabkan masalah kesehatan serius yang bisa berakibat fatal, termasuk pada organ jantung.
Lantas, apa saja gejala kolesterol tinggi pada jantung dan pembuluh darah?
Dikutip dari WebMd, Selasa (9/08/2022), sayangnya kadar kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Setidaknya sampai muncul jenis penyakit berbahaya seperti serangan jantung dan stroke yang diakibatkannya.
Biasanya, keadaan tersebut terjadi karena kolesterol telah membentuk plak di arteri. Sehingga aliran darah menjadi tersumbat untuk melewatinya. Satu-satunya cara untuk memastikannya adalah dengan tes darah.
Akan tetapi, terdapat beberapa kemungkinan gejala yang mengindikasikan kadar kolesterol tinggi pada tubuh. Contohnya adalah Angina atau nyeri di dada yang disebabkan penyakit jantung, stroke, hingga penyakit peredaran darah lainnya.
Sebagai contoh, penyakit arteri koroner (jenis penyakit jantung) terjadi karena penumpukan plak yang membuat arteri kesulitan memasok darah ke jantung. Gejalanya bisa berupa angina atau nyeri dada, mual, sesak nafas, hingga nyeri di leher, rahang, hingga perut bagian atas.
Lantas, apa saja gejala kolesterol tinggi pada jantung dan pembuluh darah?
Dikutip dari WebMd, Selasa (9/08/2022), sayangnya kadar kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Setidaknya sampai muncul jenis penyakit berbahaya seperti serangan jantung dan stroke yang diakibatkannya.
Biasanya, keadaan tersebut terjadi karena kolesterol telah membentuk plak di arteri. Sehingga aliran darah menjadi tersumbat untuk melewatinya. Satu-satunya cara untuk memastikannya adalah dengan tes darah.
Akan tetapi, terdapat beberapa kemungkinan gejala yang mengindikasikan kadar kolesterol tinggi pada tubuh. Contohnya adalah Angina atau nyeri di dada yang disebabkan penyakit jantung, stroke, hingga penyakit peredaran darah lainnya.
Sebagai contoh, penyakit arteri koroner (jenis penyakit jantung) terjadi karena penumpukan plak yang membuat arteri kesulitan memasok darah ke jantung. Gejalanya bisa berupa angina atau nyeri dada, mual, sesak nafas, hingga nyeri di leher, rahang, hingga perut bagian atas.
Lihat Juga :