Menyambangi Kedai Kopi Pertama di Kampung Heritage Kayutangan

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 06:09 WIB
loading...
Menyambangi Kedai Kopi...
Rumah (dalam Bahasa Malangan Hamur) Mbah Ndut didirikan pada 1923. Rumah ini terletak di Jalan Basuki Rahmat Gang 4 No 938. Bangunan beratap pelana ini berukuran 8,5x17,5 meter persegi.
A A A
MALANG - Kampoeng Heritage Kajoetangan telah ditetapkan sebagai kawasan warisan budaya di Kota Malang. Tak hanya sepanjang Jalan Basuki Rahmat yang sejak bertahun-tahun silam menjadi kawasan ekonomi yang memiliki daya tarik sejarah dengan bangunan lawasnya. Namun, koridor dalam yakni kampung dalam gang-gang di sepanjang salah satu jalan vital di Kota Malang ini menyimpan daya tarik tersendiri.

Banyaknya bangunan lawas, warga yang ramah dan santun, termasuk kuliner tradisional yang khas menjadi daya tarik yang layak untuk disambangi dan dijajal. Salah satunya adalah Kopi Hamur Mbah Ndut. Menu yang ditawarkan tak neko-neko, hanya kopi tubruk, kopi susu, serta sekoteng, juga ada beberapa makanan tradisional seperti onde-onde dengan harga yang ramah di kantong.

Namun, yang menjadi magnet pengunjung untuk datang ke tempat ini adalah kedai ini berada di sebuah rumah lawas yang nyaman. Bahkan Kopi Hamur Mbah Ndut ini merupakan warung kopi atau kafé pertama di koridor dalam Kayutangan Heritage.

“Jadi sebelum penduduk lain itu membuat warung kopi, saya duluan. Kemudian karena tempat saya ini ramai, mulai banyak warga yang ikut (mendirikan warung kopi). Kalau di sini kan rumahnya juga menunjang ya untuk spot. Ini rumah dari eyangnya istri saya, rumah punden bagi keluarga besar. Memang dari dulu dikenal rumahnya Mbah Ndut, karena tubuhnya gendut,” ujar pemilik rumah sekaligus pendiri Kopi Hamur Mbah Ndut.
Menyambangi Kedai Kopi Pertama di Kampung Heritage Kayutangan

Rumah (dalam Bahasa Malangan Hamur) Mbah Ndut didirikan pada 1923. Rumah ini terletak di Jalan Basuki Rahmat Gang 4 No 938. Bangunan beratap pelana ini berukuran 8,5x17,5 meter persegi. Pemilik pertamanya adalah Haji Ridwan dan Mardikyah diteruskan oleh keluarga Saadiyah, dan kini ditinggali dan dikelola oleh Rudi Haris.

Menurut Rudi Haris bangunan ini tetap dipertahankan seperti aslinya. Terlihat dari bentuk dan jendela, demikian juga ubin yang masih berwarna kuning jelas memperlihatkan ciri khas rumah kuno. Sederet perabot dan barang antik terpanjang rapi di rumah ini. Mulai dari kursi dan lemari kayu lawas, teko, kaset, telepon, timbangan, tas koper, TV, hingga radio.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bikin Iri! MS GLOW Ajak...
Bikin Iri! MS GLOW Ajak 100 Elite Glowbal Jalan-jalan ke Spanyol, Ada Nagita Slavina
5 Rekomendasi Jalan-Jalan...
5 Rekomendasi Jalan-Jalan di Jakarta Rasa Korea, Sejuk Penuh Pepohonan
5 Destinasi Wisata Populer...
5 Destinasi Wisata Populer di Dago Bandung, Tebing Keraton Jadi Fovorit
Sandiaga Terkesan dengan...
Sandiaga Terkesan dengan Keindahan Wisata Heritage Bandar Grissee usai Direvitalisasi
Candra Naya, Bangunan...
Candra Naya, Bangunan Heritage Tionghoa yang Berdiri Kokoh di Tengah Kota Jakarta
Ketedral Notre Dome...
Ketedral Notre Dome Dibuka Lagi, Museum Louvre Paris Menyusul
Tarik Magnet Pengunjung...
Tarik Magnet Pengunjung Rest Area KM 260 B, Begini Strategi PT PP Sinergi Banjaratma
Arus Balik Tahun Baru...
Arus Balik Tahun Baru 2025, Ribuan Kendaraan Padati Rest Area Heritage Brebes
Asal Usul Kayutangan:...
Asal Usul Kayutangan: Wisata Heritage Malang, Jejak Peninggalan Kolonial Belanda
Rekomendasi
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Berita Terkini
Praz Teguh Tegaskan...
Praz Teguh Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Hanania Group, Hanya Uang Saku Umroh
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved