Menyambangi Kedai Kopi Pertama di Kampung Heritage Kayutangan

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 06:09 WIB
loading...
A A A
“Masih asli dan tidak diubah bentuk rumahnya. Hanya memang bagian depan saja yang ketambahan. Ada kanopi dan toko. Kanopi ini juga sudah cukup lama, sejak 1994. Jadi pertama kali di Indonesia ada kanopi, saya pasang. Di sini juga ada banyak barang-barang lama, jadi kita keluarkan ke depan. Seperti radio itu dibeli tahun 1961, kwitansinya juga masih ada. Harganya Rp6.900 waktu itu, belinya di Toko Srikandi dulu ada di perempatan situ,” cerita.

Rudi bercerita bahwa dirinya dulu mengelola toko sembako di rumah ini. Namun sejak 2018 kala Pemkot Malang menetapkan kawasan Kayutangan menjadi kawasan wisata, Rudi Harus pun mulai membuka kedai kopinya karena melihat potensi banyaknya wisatawan yang datang ke kampungnya.

Bapak tiga orang putra ini mengaku selalu membiarkan pintu rumahnya terbuka. Pria ramah ini membuka kedainya setiap hari mulai pukul 08.00 WIB dan biasanya akan tutup sementara menjelang magrib dan buka lagi setelah isya. Rudi juga bercerita bahwa di awal pembukaan Kampoeng Kajoetangan ini, dirinya pernah kedatangan dua orang tamu dari Malaysia yang merupakan penikmat rumah-rumah heritage.

“Dia buka IG katanya, terus yang muncul rumah saya. Lalu mereka terbang ke Surabaya dan lanjut naik travel ke sini. Saya waktu itu belum buka, masih bersih-bersih, tapi orangnya sudah di depan pagar sini. Mereka hanya duduk di lantai selama setengah hari sambil ngopi, sambil saya disuruh bercerita tentang kampung. Lalu langsung pamit pulang ke Malaysia. Jadi dari Malaysia ke Indonesia tujuannya hanya ke sini. Ini menjadi sebuah semangat buat saya. Saya getok tularkan akhirnya banyak pemilik rumah yang membuka pintu rumahnya. Kalau tempat saya ini terbuka, orang mau masuk monggo mau lihat-lihat ke dalam silakan, bahkan mau lihat kamar saya persilakan. Jadi rumah yang paling terbuka ya rumah saya ini,” kata Rudi.
Menyambangi Kedai Kopi Pertama di Kampung Heritage Kayutangan

Rudi pun menyebutkan selain langganan dan wisatawan dalam negeri, juga Wali Kota Sutiaji yang pernah mampir di kedainya dulu sebelum pandemi juga banyak wisatawan dari luar negeri seperti Perancis, Swiss, dan negara lain.

“Biasanya mereka jalan-jalan ke dalam kampung, trus ngopi di sini. Mereka sampai heran ada kopi seenak ini tapi kok harganya murah, cuma lima ribu. Senang sekali mereka di sini. Biasanya kalau tidak ada tour guidenya, saya ajak orang sini yang bisa Bahasa Inggris untuk bisa bercerita ke mereka,” lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bikin Iri! MS GLOW Ajak...
Bikin Iri! MS GLOW Ajak 100 Elite Glowbal Jalan-jalan ke Spanyol, Ada Nagita Slavina
5 Rekomendasi Jalan-Jalan...
5 Rekomendasi Jalan-Jalan di Jakarta Rasa Korea, Sejuk Penuh Pepohonan
5 Destinasi Wisata Populer...
5 Destinasi Wisata Populer di Dago Bandung, Tebing Keraton Jadi Fovorit
Sandiaga Terkesan dengan...
Sandiaga Terkesan dengan Keindahan Wisata Heritage Bandar Grissee usai Direvitalisasi
Candra Naya, Bangunan...
Candra Naya, Bangunan Heritage Tionghoa yang Berdiri Kokoh di Tengah Kota Jakarta
Ketedral Notre Dome...
Ketedral Notre Dome Dibuka Lagi, Museum Louvre Paris Menyusul
Tarik Magnet Pengunjung...
Tarik Magnet Pengunjung Rest Area KM 260 B, Begini Strategi PT PP Sinergi Banjaratma
Arus Balik Tahun Baru...
Arus Balik Tahun Baru 2025, Ribuan Kendaraan Padati Rest Area Heritage Brebes
Asal Usul Kayutangan:...
Asal Usul Kayutangan: Wisata Heritage Malang, Jejak Peninggalan Kolonial Belanda
Rekomendasi
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Berita Terkini
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved