Video Viral Wanita Pendarahan pada Malam Pertama, Begini Komentar Seksolog Zoya Amirin
Senin, 26 September 2022 - 12:57 WIB
loading...
Seksolog Zoya Amirin. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Viral kisah wanita bernama Nurul, asal Bogor yang mengalami pendarahan usai malam pertama hingga harus transfusi darah, menarik perhatian seksolog Zoya Amirin. Dalam live Instagram Kamis Buddies (22/9), Zoya mengatakan kalau dilihat dari pemeriksaan dokter yang menangani memang ada luka dalam yang membutuhkan pemeriksaan lanjut.
Tapi hal yang membuat Nurul pingsan sampai harus menerima transfusi 2 kantong darah. Bukan robeknya selaput dara melainkan adalah Hbnya yang rendah. Hbnya yang rendah diduga karena Nurul kelelahan setelah pesta pernikahan.
“Kalau di sini kalau kata dokternya ada luka dalam yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut berarti kemungkinan menurut saya ini ada robek sedikit pada hymen atau selaput daranya. Itu menyebabkan pendarahan tapi yang menyebabkan dia harus transfusi darah bukannya darahnya keluar semua tapi karena Hb atau hemoglobinnya rendah Kan hemoglobin itu normalnya 12 sedangkan dia itu menurut data yang saya baca adalah 6,4 makanya ditransfusi darah. Jadi di transfusi darahnya karena Hb-nya rendah bukan karena terlalu banyak darah yang keluar dari vaginanya. Jadi ini dua hal yang berbeda ya.” Ucap Zoya.
Baca Juga : Mengenal Monday Blues, Kecemasan yang Dialami pada Hari Senin
Mengutip berbagai sumber, tak semua hubungan malam pertama bakal berdarah. Seorang wanita mungkin berdarah ketika dia melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya karena selaput daranya meregang atau robek. Namun robeknya selaput dara ini tidaklah mengeluarkan banyak darah dan terasa menyakitkan.
Tapi hal yang membuat Nurul pingsan sampai harus menerima transfusi 2 kantong darah. Bukan robeknya selaput dara melainkan adalah Hbnya yang rendah. Hbnya yang rendah diduga karena Nurul kelelahan setelah pesta pernikahan.
“Kalau di sini kalau kata dokternya ada luka dalam yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut berarti kemungkinan menurut saya ini ada robek sedikit pada hymen atau selaput daranya. Itu menyebabkan pendarahan tapi yang menyebabkan dia harus transfusi darah bukannya darahnya keluar semua tapi karena Hb atau hemoglobinnya rendah Kan hemoglobin itu normalnya 12 sedangkan dia itu menurut data yang saya baca adalah 6,4 makanya ditransfusi darah. Jadi di transfusi darahnya karena Hb-nya rendah bukan karena terlalu banyak darah yang keluar dari vaginanya. Jadi ini dua hal yang berbeda ya.” Ucap Zoya.
Baca Juga : Mengenal Monday Blues, Kecemasan yang Dialami pada Hari Senin
Mengutip berbagai sumber, tak semua hubungan malam pertama bakal berdarah. Seorang wanita mungkin berdarah ketika dia melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya karena selaput daranya meregang atau robek. Namun robeknya selaput dara ini tidaklah mengeluarkan banyak darah dan terasa menyakitkan.
Lihat Juga :