GenSINDO Talk: Kendaraan Listrik, Perlu Dukungan Regulasi yang Tepat

Senin, 26 September 2022 - 13:25 WIB
loading...
GenSINDO Talk: Kendaraan Listrik, Perlu Dukungan Regulasi yang Tepat
Mengangkat tema Gencarkan Edukasi Penggunaan Kendaraan Listrik, GenSindo Talk menghadirkan Dr. Ir. Susila Candra, M.T. Dosen Teknik Mesin Universitas Surabaya (Ubaya). Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah gencar menyosialisasikan penggunaan kendaraan listrik kepada masyarakat serta berbagai instansi terkait. Selain dinilai memiliki banyak potensi untuk mendukung perekonomian nasional, penggunaan kendaraan listrik juga dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi isu kerusakan lingkungan.

GenSINDO Talk hadir untuk memberikan edukasi terkait penggunaan kendaraan listrik ini. Mengangkat tema "Gencarkan Edukasi Penggunaan Kendaraan Listrik", GenSindo Talk menghadirkan Dr. Ir. Susila Candra, M.T. Dosen Teknik Mesin Universitas Surabaya (Ubaya).

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknik Ubaya tersebut, kendaraan listrik memiliki sejumlah kelebihan diantaranya kendaraan ini tidak mengeluarkan suara bising, lebih hemat dan tentunya ramah lingkungan.

Susila juga menambahkan bahwa prospek penggunaan kendaraan listrik juga tidak perlu diragukan untuk tingkat efisiensinya, terutama bagi pengguna yang tinggal di kota-kota besar.

"Untuk motor saya bisa bilang suatu yang worth it ya, jika di gunakan di kota-kota besar dengan tingkat kemacetan yang tinggi. Tapi kalau untuk mobil jika jarak tempuhnya sampai 300 kilometer, untuk 1 kota seperti jakarta, cukup", ujar Susila yang juga merupakan Ketua Centre for Electric Vehicle Innovation (CEVI) FT Ubaya.

Baca Juga: Bersiap Menjadi Produsen Kendaraan Listrik

Namun menurut Susila, penggunaan kendaraan listrik juga harus didukung dengan regulasi yang baik sehingga implementasinya dapat berjalan dengan baik. Hal tersebut juga dilakukan oleh negara-negara lainnya.

"Negara-negara sebagai role model penggunaan kendaraan listrik seperti China, Amerika dan negara-negara yang mempunyai industri otomotif yang sudah maju, juga masih dalam tahap mengembangkan. Jangan sampai Indonesia ketinggalan dalam mengembangkan kendaraan listrik. Yang terpenting jika kita mau sejajar dengan negara lain, kita harus terus semangat mengembangkan", tutup Susila.

(Achok Putra Haekal/Litbang MPI)
(hri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1647 seconds (11.97#12.26)