Kapan Indonesia Bisa Lepas Masker? IDI Ungkap Sejumlah Indikatornya

Selasa, 27 September 2022 - 20:20 WIB
loading...
Kapan Indonesia Bisa Lepas Masker? IDI Ungkap Sejumlah Indikatornya
Penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 seperti pakai masker, jadi sorotan publik. Melihat situasi kasus Covid-19 melandai, banyak yang bertanya kapan Indonesia bisa lepas makser?. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A A A
JAKARTA - Penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 seperti pakai masker, jadi sorotan publik. Melihat situasi melandai, banyak yang bertanya kapan Indonesia bisa lepas makser?.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Adib Khumaidi memberikan penjelasan bahwa situasi belum siap (layak) untuk melepas masker. Menurutnya Indonesia harus memenuhi indikator-indikator yang telah ditetapkan seperti capaian vaksinasi booster.

Menurutnya Indonesia tengah mengupayakan vaksinasi dosis ketiga ini dan dosis booster kedua (dosis keempat), memberikan perlindungan tambahan untuk masyarakat.

"Kita lihat tadi kalau indikatornya sudah tercapai termasuk yang belum kita capai adalah Booster. Vaksin booster khusus untuk semua masyarakat ya bukan untuk kelompok-kelompok tertentu termasuk juga, nanti ada juga Booster kedua," jelas dr Adib Khumaidi, SpOT di Gedung Dr R Soeharto, Kantor PB IDI, Jakarta Pusat Senin (26/9/2022).

Baca Juga: Masyarakat Sambut Baik Keputusan Lepas Masker di Ruang Terbuka

Menurut dr Adib vaksinasi booster menjadi indikator dasar kebijakan kedepannya oleh pemerintah. Sebab booster juga bisa berkaitan dengan aturan PCR atau antigen, yang diketahui sebagai syarat dalam beraktivitas maupun perjalanan.

"Ini menjadi satu indikator yang harus dijadikan dasar untuk menyatakan sebuah kebijakan baik. Itu kebijakan berkaitan dengan masker dan berkaitan juga dengan pemeriksaan PCR atau antigen harus jadi indikator-indikator yang tadi," katanya.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI, Dr Erlina Burhan kalau pelonggaran Prokes perlu disikapi dengan hati-hati. Di mana ia menilai ada dua indikator dilihat yaitu capaian vaksinasi dan transmisi Covid-19.

Erlina melihat kemungkinan lepas masker ada, namun harus memenuhi indikator -indikator tersebut. "Saya ingin kita tetap hati-hati, kemungkinan lepas masker ada," ujar Dr. dr. Erlina Burhan, MSc., Sp.P.(K), Dokter Spesialis Pulmonologi dan Pengobatan Pernafasan dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam Webinar Vaksinasi Booster di Gedung Astrazeneca, Kamis (15/9/2022).
(hri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1306 seconds (10.55#12.26)