Kapan Indonesia Bisa Lepas Masker? IDI Ungkap Sejumlah Indikatornya
Selasa, 27 September 2022 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dr Adib vaksinasi booster menjadi indikator dasar kebijakan kedepannya oleh pemerintah. Sebab booster juga bisa berkaitan dengan aturan PCR atau antigen, yang diketahui sebagai syarat dalam beraktivitas maupun perjalanan.
"Ini menjadi satu indikator yang harus dijadikan dasar untuk menyatakan sebuah kebijakan baik. Itu kebijakan berkaitan dengan masker dan berkaitan juga dengan pemeriksaan PCR atau antigen harus jadi indikator-indikator yang tadi," katanya.
Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI, Dr Erlina Burhan kalau pelonggaran Prokes perlu disikapi dengan hati-hati. Di mana ia menilai ada dua indikator dilihat yaitu capaian vaksinasi dan transmisi Covid-19.
Erlina melihat kemungkinan lepas masker ada, namun harus memenuhi indikator -indikator tersebut. "Saya ingin kita tetap hati-hati, kemungkinan lepas masker ada," ujar Dr. dr. Erlina Burhan, MSc., Sp.P.(K), Dokter Spesialis Pulmonologi dan Pengobatan Pernafasan dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam Webinar Vaksinasi Booster di Gedung Astrazeneca, Kamis (15/9/2022).
"Ini menjadi satu indikator yang harus dijadikan dasar untuk menyatakan sebuah kebijakan baik. Itu kebijakan berkaitan dengan masker dan berkaitan juga dengan pemeriksaan PCR atau antigen harus jadi indikator-indikator yang tadi," katanya.
Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI, Dr Erlina Burhan kalau pelonggaran Prokes perlu disikapi dengan hati-hati. Di mana ia menilai ada dua indikator dilihat yaitu capaian vaksinasi dan transmisi Covid-19.
Erlina melihat kemungkinan lepas masker ada, namun harus memenuhi indikator -indikator tersebut. "Saya ingin kita tetap hati-hati, kemungkinan lepas masker ada," ujar Dr. dr. Erlina Burhan, MSc., Sp.P.(K), Dokter Spesialis Pulmonologi dan Pengobatan Pernafasan dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam Webinar Vaksinasi Booster di Gedung Astrazeneca, Kamis (15/9/2022).
(hri)
Lihat Juga :