Tak Sekadar Jaga Imunitas, Asupan Bergizi juga Buat Anak Unggul
Minggu, 05 Juli 2020 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
“Di antaranya adalah pola asuh, pola makan, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujar dr. Tria.
Yang perlu diingat, sambungnya, masa 1.000 hari pertama kehidupan adalah periode pertumbuhan cepat (growth spurt) yang memerlukan pemenuhan gizi seimbang. Pilihan makanan serta teknik pengolahannya harus tepat agar tidak menurunkan nilai gizi makanan.
“Perlu diperhatikan juga kandungan zat gizi makro dan mikro dalam bahan pangan,” kata dr. Tria. (Baca Juga: 8 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Kulkas )
Sayang, hal ini belum menjadi perhatian orangtua. Masih banyak di antara orangtua yang hanya berpatokan pada rumus nasi dengan lauk pauk dan anak menjadi kenyang. Selain itu, pengaruh beragam iklan makanan dan minuman instan yang overclaim, menjanjikan kepraktisan dalam penyajian, ekonomis tanpa menjelaskan apa saja zat-zat yang terkandung di dalamnya. Akibatnya, anak terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman rendah gizi, namun tinggi gula garam lemak.
Sebut saja susu kental manis (SKM) yang seharusnya hanya digunakan sebagai topping makanan, tapi masih ditemukan dikonsumsi oleh anak dan diasumsikan sebagai susu.
Yang perlu diingat, sambungnya, masa 1.000 hari pertama kehidupan adalah periode pertumbuhan cepat (growth spurt) yang memerlukan pemenuhan gizi seimbang. Pilihan makanan serta teknik pengolahannya harus tepat agar tidak menurunkan nilai gizi makanan.
“Perlu diperhatikan juga kandungan zat gizi makro dan mikro dalam bahan pangan,” kata dr. Tria. (Baca Juga: 8 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Kulkas )
Sayang, hal ini belum menjadi perhatian orangtua. Masih banyak di antara orangtua yang hanya berpatokan pada rumus nasi dengan lauk pauk dan anak menjadi kenyang. Selain itu, pengaruh beragam iklan makanan dan minuman instan yang overclaim, menjanjikan kepraktisan dalam penyajian, ekonomis tanpa menjelaskan apa saja zat-zat yang terkandung di dalamnya. Akibatnya, anak terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman rendah gizi, namun tinggi gula garam lemak.
Sebut saja susu kental manis (SKM) yang seharusnya hanya digunakan sebagai topping makanan, tapi masih ditemukan dikonsumsi oleh anak dan diasumsikan sebagai susu.
Lihat Juga :