Viral! Perempuan 57 Tahun Bisa Hamil hingga Melahirkan 3 Anak Kembar, Ini Penjelasan Dokter
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Erik melanjutkan, haid merupakan fase meluruhnya dinding rahim akibat tidak terbuahinya sel telur. Haid biasa terjadi sekali dalam sebulan dengan rentan rata-rata waktu 7-14 hari.
Pada usia menopause, perempuan akan memiliki frekuensi haid yang sedikit atau bahkan berhenti secara tiba-tiba. Hal ini disertai dengan adanya penurunan kadar estrogen dalam tubuh perempuan. Hal inilah yang membuat setiap perempuan memiliki jumlah sel telur yang berbeda-beda.
“Karena usia menopause itu sebenarnya adalah nggak ada lagi sel telur yang hidup. Jadi manusia itu sudah dikasih sama tuhan itu jumlah sel telur. Sel telur itu tarolah misalkan perempuan ini waktu dia lahir dapet sel telur sepuluh ribu, waktu dia remaja dia cuma seribu, dua ribu. Nah setiap dia haid itu dia akan mengeluarkan sel telur. Dan itu akan keluar terus saat dia haid,” paparnya.
“Nah tergantung orang kalau sel telurnya banyak, dia akan menstruasi terus, akan subur terus. Jadi kuasa Tuhan aja sih,” imbuhnya.
Pada usia menopause, perempuan akan memiliki frekuensi haid yang sedikit atau bahkan berhenti secara tiba-tiba. Hal ini disertai dengan adanya penurunan kadar estrogen dalam tubuh perempuan. Hal inilah yang membuat setiap perempuan memiliki jumlah sel telur yang berbeda-beda.
“Karena usia menopause itu sebenarnya adalah nggak ada lagi sel telur yang hidup. Jadi manusia itu sudah dikasih sama tuhan itu jumlah sel telur. Sel telur itu tarolah misalkan perempuan ini waktu dia lahir dapet sel telur sepuluh ribu, waktu dia remaja dia cuma seribu, dua ribu. Nah setiap dia haid itu dia akan mengeluarkan sel telur. Dan itu akan keluar terus saat dia haid,” paparnya.
“Nah tergantung orang kalau sel telurnya banyak, dia akan menstruasi terus, akan subur terus. Jadi kuasa Tuhan aja sih,” imbuhnya.
(hri)
Lihat Juga :