KIPI Vaksin Indovac Ringan, Bio Farma Pastikan Tak Ada Demam dan Pusing

Rabu, 26 Oktober 2022 - 17:17 WIB
loading...
KIPI Vaksin Indovac...
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari vaksin Indovac, produksi PT Bio Farma (Persero) relatif ringan yakni 25 persen dibandingkan vaksin pembanding seperti Covovax. Foto/Dok.Bio Farma
A A A
JAKARTA - Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari vaksin Indovac , produksi PT Bio Farma (Persero) relatif rendah dibandingkan dengan Covovax yakni 25 persen.

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir yang didampingi tim scientist menyebutkan bahwa KIPI vaksin Indovac sangat ringan dibandingkan vaksin pembanding.

"KIPI nya 25 persen, kalau vaksin pembandingkan 30 persen, KIPI ringan itu adalah nyeri di lokasi bekas suntikan, sama reaksi lainnya yaitu pegal-pegal," kata Honesti Basyir dalam Media Gathering Desk Kesehatan Bio Farma di Plataran Menten, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).

"Jadi nggak ada yang sampai demam ya, jadi dari 4.050 orang (relawan) yang kita lakukan uji klinis tahap pertama sampai ketiga, itu (KIPI) nya nggak ada yang demam," tegas Honesti Basyir.

Baca Juga: Efikasi Vaksin Indovac Setara dengan Pfizer, Ampuh Lawan Subvarian Omicron XBB?
">

Bahkan, ia memastikan KIPI vaksin Indovac ini tak membuat demam hingga berhari-hari seperti vaksin-vaksin lainnya.

"Ini nggak ada, Alhamdulillah, sakitnya di lokal bekas suntikan saja, dan juga tak ada yang pusing-pusing juga ya," beber Honesti Basyir.

Sebab, kata Honesti, biasanya setelah divaksin itu ada masa pemantauan selama 30 menit, mereka yang telah disuntik vaksin Indovac tak ada yang merasakan pusing.

Seperti diketahui, vaksin Indovac dirilis Presiden Joko Widodo pada 13 Oktober 2022 di pabrik PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis 13 Oktober 2022 lalu.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk mendukung sekaligus mendorong program pengembangan vaksin di tanah air agar Indonesia dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan vaksin nasional.

“Pak Menteri BUMN, Pak Menteri Kesehatan, dorong terus Bio Farma sehingga nanti akan betul-betul menghasilkan sebuah revenue yang semakin besar bagi negara dan kita memiliki kemandirian, berdikari betul di dalam urusan vaksin,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi mengungkapkan, kapasitas produksi Vaksin IndoVac mencapai sekitar 20 juta dosis di tahun ini, dan akan meningkat menjadi 40 juta dosis di tahun mendatang.

“Kapasitas di tahun ini nanti kurang lebih 20 juta, tadi Pak Dirut [Bio Farma] menyampaikan, tahun depan bisa 40 juta, dan kalau memang pasar masih memerlukan bisa sampai ke 120 juta dosis vaksin,” pungkasnya.
(hri)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Tegaskan Suntik...
Kemenkes Tegaskan Suntik Imunisasi Vaksin Ganda Tidak Sebabkan Kematian Langsung pada Bayi
5 Fakta Vaksin Indovac...
5 Fakta Vaksin Indovac yang Harus Diketahui, Nomor Terakhir Risetnya Libatkan Perguruan Tinggi Ternama
Kelebihan Vaksin Indovac...
Kelebihan Vaksin Indovac yang Dipakai Jokowi untuk Booster Kedua
Menkes Budi: 10 Juta...
Menkes Budi: 10 Juta Vaksin Dalam Negeri Siap Digunakan sebagai Booster
Kasus Covid-19 Meningkat...
Kasus Covid-19 Meningkat Agar Vaksin Buatan Dalam Negeri Laku, Begini Respons Kemenkes
Efikasi Vaksin Indovac...
Efikasi Vaksin Indovac Setara dengan Pfizer, Ampuh Lawan Subvarian Omicron XBB?
Berikut 5 Fakta Vaksin...
Berikut 5 Fakta Vaksin Indovac yang Harus Diketahui
Bio Farma Siapkan 5...
Bio Farma Siapkan 5 Juta Dosis IndoVac untuk Booster Kedua Lansia
Dipakai Jokowi untuk...
Dipakai Jokowi untuk Booster Kedua, Ini Kelebihan Vaksin Indovac
Rekomendasi
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Terpopuler
Infografis
Tak Ada Lagi Alasan...
Tak Ada Lagi Alasan Tunda Penangkapan ICC kepada Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved