Epidemiolog Kembali Ingatkan Manfaat Booster di Tengah Munculnya Subvarian Baru Omicron

Jum'at, 18 November 2022 - 17:02 WIB
loading...
Epidemiolog Kembali Ingatkan Manfaat Booster di Tengah Munculnya Subvarian Baru Omicron
Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman menilai booster sangat penting di tengah situasi munculnya subvarian Covid-19 baru Omicron. Foto/Dok.MPI
A A A
JAKARTA - Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman menilai booster sangat penting di situasi sekarang ini, yang mana subvarian Covid-19 baru terus bermunculan dan kasus konfirmasi positif semakin tinggi.

Vaksin booster dianggap mampu mempertahankan kekuatan tubuh dalam mencegah keparahan apabila seseorang terinfeksi Covid-19. Booster juga masih efektif mencegah kematian jika terinfeksi Covid-19.

"Booster ini bahkan sangat penting bagi mereka para lansia atau orang dengan komorbid, baik yang terkontrol atau terkhusus yang tidak terkontrol," kata Dicky pada MNC Portal, Jumat (18/11/2022).

Di sisi lain, Dicky menerangkan bahwa vaksin Covid-19 yang ada saat ini berdasarkan data di lapangan menunjukkan efektivitas yang terus menurun dalam kaitannya mencegah seseorang terinfeksi Covid-19 atau mencegah seseorang yang sudah divaksin, tapi ketika terinfeksi tidak menularkan ke orang lain.

Baca Juga: Vaksin Booster Kedua Mungkin Tidak Diperlukan, Ini Kata Epidemiolog UI

"Ya, berdasarkan data di lapangan, pada dua indikasi tersebut efektivitas vaksin Covid-19 terus menurun. Itu kenapa, sekali lagi penting mendapatkan booster, apalagi Anda 'eligible' menerimanya," ungkap Dicky.

Booster juga penting didapatkan bagi kelompok dewasa muda yang sudah beberapa kali terinfeksi Covid-19. Terlebih, kelompok ini sekarang rentan alami masalah serius jika kena XBB.

"Orang yang kena Covid-19 beberapa kali sekarang rentan alami kondisi yang buruk jika mereka terinfeksi. Karena itu, jika Anda sudah kena beberapa kali Covid-19 tapi belum booster, segera terima karena ini bisa mencegah keparahan jika terinfeksi lagi," saran Dicky.
(hri)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1668 seconds (10.101#12.26)