Rajin Belajar Baca Al-Quran, Mendiang Ki Joko Bodo Ingin Bangun 99 Masjid
Selasa, 22 November 2022 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, dia memang sempat mengaku bahwa selama ini selalu cuek dengan urusan agama, meski mengetahui soal kewajiban dan perintah dari agama yang dianutnya.
Mulanya, seperti terlihat dari tayangan Silet, 15 Mei 2019, perubahan Ki Joko Bodo mulai telihat saat dia mengubah penampilan dengan memangkas rambut gondrongnya serta kumis hingga jenggot panjangnya. Perlahan dia pun mengurangi aktivitasnya di dunia supranatural.
Apabila dulu dalam menjalankan profesinya itu banyak aturan yang dilanggarnya, maka sekarang dia menyebut kegiatannya itu sebagai warisan budaya tanpa harus mengorbankan nilai-nilai agama.
Sempat cuek dengan urusan agama, Ki Joko Bodo juga mulai menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim dengan tidak menunda-nunda shalat setelah adzan berkumandang.
Dia juga rajin membaca Al-Quran meski mengakui jika bacaannya masih kurang sempurna. Selain itu, Ki Joko Bodo ingin memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia karena selama ini ia mengaku tak peduli dengan orang-orang di sekitarnya, yang terpenting baginya dalam hidup hanya bagaimana hubungannya dengan Tuhan.
Mulanya, seperti terlihat dari tayangan Silet, 15 Mei 2019, perubahan Ki Joko Bodo mulai telihat saat dia mengubah penampilan dengan memangkas rambut gondrongnya serta kumis hingga jenggot panjangnya. Perlahan dia pun mengurangi aktivitasnya di dunia supranatural.
Apabila dulu dalam menjalankan profesinya itu banyak aturan yang dilanggarnya, maka sekarang dia menyebut kegiatannya itu sebagai warisan budaya tanpa harus mengorbankan nilai-nilai agama.
Sempat cuek dengan urusan agama, Ki Joko Bodo juga mulai menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim dengan tidak menunda-nunda shalat setelah adzan berkumandang.
Dia juga rajin membaca Al-Quran meski mengakui jika bacaannya masih kurang sempurna. Selain itu, Ki Joko Bodo ingin memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia karena selama ini ia mengaku tak peduli dengan orang-orang di sekitarnya, yang terpenting baginya dalam hidup hanya bagaimana hubungannya dengan Tuhan.
Lihat Juga :