Ini Cara Bijak Pilih Makanan Pendamping ASI

Jum'at, 02 Oktober 2015 - 19:25 WIB
Ini Cara Bijak Pilih...
Ini Cara Bijak Pilih Makanan Pendamping ASI
A A A
JAKARTA - Makanan pendamping Air Susu Ibu (ASI) atau ‘MP-ASI’ adalah makanan bergizi yang diberikan kepada bayi, umumnya berusia 6 bulan ke atas, sebagai komplemen ASI untuk mencukupi kebutuhan gizinya. Syarat MP-ASI diantaranya harus mengandung gizi yang padat energi dan nutrisi, daya cerna tinggi untuk bayi.

Ahli Teknologi Pangan dari IPB Bogor, Prof Dr Ir Sugiyono M AppSc menyebutkan bahwa syarat makanan pendamping ASI itu gizi, mutu, dan keamanan. Kemudian bahan bakunya mengandung serealia (beras, gandum, jagung), kacang-kacangan, umbi-umbian, bahan hewani sumber protein, minyak atau lemak (bukan hasil hidrogenisasi), buah atau sayur, vitamin dan mineral serta bahan tambahan pangan.

Untuk bahan tambahan pangan yang boleh itu dari golongan pengemulsi, pengatur keasaman, antioksidan, penstabil, perisa (codex alimentarius commission 2006), dan pengembang (untuk biskuit). Pada perisa yang digunakan itu ekstrak buah alami, ekstrak vanila, etil vanilin, dan vanillin.

"Peran teknologi pangan itu untuk mengasilkan produk aman dikonsumsi, mempertahankan zat gizi, meningkatkan daya cerna, menurunkan faktor antinutrisi, memudahkan penyiapan. Misalnya bubur instan. Bubur yang dimasak lalu dikeringkan. Kemudian difortifikasi dengan vitamin dan mineral," kata Prof Dr Ir Sugiyono dalam diskusi Teknologi Pangan Dalam Pembuatan MP ASI Fortifikasi di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jumat (02/10/2015).

Dia menambahkan, jenis produk MP-ASI komersial yang umum dikonsumsi bayi diantaranya produk bubuk instan yang dihidrasi dengan air sebelum dikonsumsi, produk pasta seperti mi, makaroni yang dimasak sebelum dikonsumsi, hingga rusks dan biskuit yang siap dikonsumsi.

Ahli gizi Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI), Trini Sudiarti, menjelaskan berbagai penelitian menunjukkan terjadinya gangguan pertumbuhan pada bayi usia kurang dari 6 bulan dan berlanjut pada usianya disebabkan karena ASI dan makanan yang tidak memadai jumlahnya serta penyakit infeksi yang berulang.

Pemberian ASI yang tak optimal hingga pemberian MP- ASI yang tidak optimal dengan memperhatikan waktu, jumlah, jenisnya, dan cara memberikan juga menjadi salah satu faktor.

“Pemenuhan gizi merupakan hak dasar anak. Usia 0-24 bulan merupakan masa emas juga masa kritis. Bayi mulai menyusui dalam satu jam setelah lahir (IMD), pemberian ASI eksklusif sampai usia 6 bulan, memberikan MP – ASI mulai usia 6 bulan, meneruskan pemberian ASI sampai usia 2 tahun atau lebih,” tandasnya.
(sbn)
Berita Terkait
Tanpa Rasa Asam, Buah-Buahan...
Tanpa Rasa Asam, Buah-Buahan Ini Kaya Vitamin C
Ini Berbagai Manfaat...
Ini Berbagai Manfaat Kesehatan dari Daun Ketumbar
Selain Menyenangkan,...
Selain Menyenangkan, Ternyata Hula Hoop Juga Bermanfaat buat Kesehatan
Pengobatan Rumahan untuk...
Pengobatan Rumahan untuk Atasi Bintitan Secara Alami
5 Tanda Tubuh Memberitahu...
5 Tanda Tubuh Memberitahu Ada Masalah Kesehatan yang Serius
Ini Beberapa Cara yang...
Ini Beberapa Cara yang Bisa Membantu Merawat Kesehatan Mental
Berita Terkini
Sinopsis Sinetron Cinta...
Sinopsis Sinetron Cinta Yasmin Eps 264: Galang Masih Sadar, Ajeng Was-was
58 menit yang lalu
Sinopsis Sinetron Mencintaimu...
Sinopsis Sinetron Mencintaimu Sekali Lagi Eps 101: Rencana Diam-diam Lingga Pada Emil
1 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terbelenggu...
Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu Eps 193: Trik Jebakan Elang untuk Noah
1 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Preman...
Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9: Ancaman Pembongkaran Warung Peninggalan Gobang
2 jam yang lalu
Rayakan Lebaran 2025,...
Rayakan Lebaran 2025, Komunitas Honor of Kings Tebar Kebaikan
2 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Kasih...
Sinopsis Sinetron Kasih Jannah Eps 36: Kasih dan Jannah Tersesat
2 jam yang lalu
Infografis
10 Makanan Khas Lebaran...
10 Makanan Khas Lebaran di Indonesia selain Opor dan Ketupat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved