Anak-Anak Indonesia Kurang Beraktivitas di Luar Rumah

Kamis, 22 Maret 2018 - 12:30 WIB
Anak-Anak Indonesia...
Anak-Anak Indonesia Kurang Beraktivitas di Luar Rumah
A A A
JAKARTA - Dengan kemajuan teknologi, saat ini banyak keluarga Indonesia mengandalkan gawai (gadget). Mereka pun lebih menyukai jika anak-anak memilih bermain di dalam rumah. Kondisi ini diperparah dengan rasa khawatir akan kotor dan infeksi yang membuat banyak orangtua membatasi gerak buah hatinya, khususnya saat bermain.

Hal ini membuat anak-anak Indonesia kurang bermain di luar rumah. Mereka lebih sibuk di rumah bermain gadget miliknya. Padahal, bermain permainan tradisional di luar ruangan dengan melibatkan banyak aktivitas fisik memberikan banyak manfaat. Salah satunya mendorong stimulasi motorik dan psikologis anak yang akan membantu perkembangannya.

"Anak-anak kita kurang olahraga dan bergerak. Senam pagi (di sekolah) sudah ditinggalkan, padahal aktivitas bermain bersama itu bermanfaat untuk psikomotorik, sosial, emosional, moral dan kreatifitas," ujar Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi saat peluncuran gerakan #JamMainKita di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Kondisi ini telah mengubah definisi anak-anak tentang bermain. "Ini definisi bermain yang anak kenal, bermain tak lagi bersama-sama, tidak lagi seru dan meriah. Bermain itu buat mereka duduk tenang dan asik dengan gawainya," tutur Brand Manager Combantrin, Rays Mitchelle.

Meski Indonesia kaya akan budaya dan memiliki banyak permainan tradisional, namun kebiasaan ini membuat permainan tradisional hampir terlupakan. "Permainan tradisional juga bisa menjadi media untuk melestarikan nilai budaya dan tradisi daerah yang menjadi kekayaan bangsa kita," tambah Seto.

Pada dasarnya, anak memiliki hak dasar untuk hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan hak untuk didengar. Karena itu, Seto berharap anak-anak kembali memiliki hak untuk bermain gembira. "Kebanyakan anak-anak kita kurang bermin, dalam pemahaman yang gembira, asik, ada gerakan fisik dan lainnya," kata Seto.
(alv)
Berita Terkait
Pentingnya Pemenuhan...
Pentingnya Pemenuhan Nutrisi untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak
Jangan Anggap Sepele...
Jangan Anggap Sepele Dampak Game, Orang Tua Harus Lebih Mewaspadai Anak-anaknya
Ini 3 Tips Menjaga Postur...
Ini 3 Tips Menjaga Postur Tubuh Anak Selama Pandemi
Bangun Hubungan Emosional...
Bangun Hubungan Emosional Anak dengan Makanan Melalui Mindful Eating
Waspada, Gangguan Pendengaran...
Waspada, Gangguan Pendengaran Anak Hambat Perkembangan Bicara
Angka Depresi Anak Meningkat...
Angka Depresi Anak Meningkat Selama Pandemi, Saatnya Orang Tua Ajak si Kecil Bermain
Berita Terkini
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
3 jam yang lalu
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
4 jam yang lalu
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
4 jam yang lalu
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
5 jam yang lalu
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
6 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
7 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved