Riset Baru Sebut Aksi Superhero Lebih Kasar Ketimbang Aksi Thanos

Rabu, 07 November 2018 - 19:30 WIB
Riset Baru Sebut Aksi...
Riset Baru Sebut Aksi Superhero Lebih Kasar Ketimbang Aksi Thanos
A A A
JAKARTA - Para penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU) pasti tahu bahwa Thanos adalah penjahat utama di serial ini. Kejahatannya pun terlihat jelas di Avengers: Infinity War.

Setelah mendapatkan 6 Batu Keabadian (Infinity Stones), dia menjentikkan jari dan melenyapkan separuh semesta demi apa yang dia anggap sebagai keadilan. Padahal, apa yang dia lakukan itu jelas salah.

Namun, anggapan ini tidak berlaku bagi sebuah kajian baru yang dilakukan Pennsylvania State University yang dipresentasikan di American Academy of Pediatrics (via IFLScience). Kajian itu menemukan bahwa meskipun beberapa penjahat di film superhero memang punya moral dan nilai yang meragukan dengan aksi mereka, tapi para superhero yang melawan mereka justru lebih kasar.

Kesimpulan itu diambil setelah para periset menonton 10 film superhero laris yang dirilis natara 2015—2016, baik dari Marvel dan DC. Film-film itu antara lain Avengers: Age of Ultron, Suicide Squad dan Batman v Superman. Mereka kemudian mengategorisasikan para karakter utama menjadi tokoh protagonis/baik dan antagonis/jahat.

Dari situ, mereka memecah tiap aksi karakter dan menemukan sesuatu yang sedikit mengejutkan. Para tokoh protagonis rata-rata melakukan 23 aksi kekerasan per jam sementara para tokoh antagonis rata-rata hanya 18. Selain itu, para tokoh baik ini juga tercatat bertempur nyaris dua kali lipat dari rata-rata para tokoh jahat, dengan menggunakan senjata yang mematikan dan menghancurkan properti.

Tak hanya itu, para pahlawan ini juga melakukan pembunuhan dengan angka rata-rata yang cukup mengejutkan, yaitu 168 dibandingkan 93 yang dilakukan tokoh jahat. Menurut riset itu, hanya satu kategori aksi di mana tokoh jahat memimpin, yaitu pada kategori perundungan/penyiksaan/intimidasi dengan 237 dibandingkan dengan 144 oleh para pahlawan.

Bagi para periset, angka itu memberikan pandangan rumit mengenai superhero yang dianggap sebagai orang baik. Apalagi, anak-anak sering kali melihat superhero favorit mereka sebagai suri teladan.

“Anak-anak dan remaja melihat superhero ini sebagai orang baik dan mungkin dipengaruhi oleh deskripsi mereka dengan sikap mengambil risiko dan tindakan kekerasan. Penyedia asuransi kesehatan anak-anak seharusnya mendidik keluarga tentang kekerasan yang muncul di genre film ini dan potensi bahaya yang mungkin muncul ketika anak-anak berusaha meniru para pahlawan itu,” ujar penulis utama kajian ini dan juga dosen Penn State Robert Olympia, yang dikutip ComicBook.com.

Sementara angkanya cukup mengejutkan, kajian itu sepertinya tidak mempertimbangkan konteks aksi yang dilakukan para suphero tersebut. Para pengemar bisa berpendapat bahwa di beberapa kategori, seperti pertempuran yang merusak properti dan kemungkinan penggunaan senjata mematikan, aksi itu dipicu oleh ulah para tokoh jahat. Avengers mungkin tidak akan menyebabkan kerusakan besar di New York andaikan pasukan Chitauri tidak menginvasi Bumi seperti di film Avengers 1 (2012). Ini artinya, aksi para pahlawan ini tidak terjadi begitu saja, selalu ada alasannya.
(alv)
Berita Terkait
Marvel Ungkap Nasib...
Marvel Ungkap Nasib Batu Keabadian Pasca-Avengers: Endgame
Ini Alasan Eternals...
Ini Alasan Eternals Tak Bantu Avengers Hadapi Thanos
Ini Superhero dan Penjahat...
Ini Superhero dan Penjahat MCU yang Paling Banyak Dicari
Star-Lord Akui Kemenangan...
Star-Lord Akui Kemenangan Thanos di Infinity War Adalah Salahnya
Marvel Akan Rilis Young...
Marvel Akan Rilis Young Avengers dan West Coast Avengers Sebelum Avengers 5?
Secret Wars Bakal Jadi...
Secret Wars Bakal Jadi Film Terbesar dalam Sejarah MCU
Berita Terkini
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
18 menit yang lalu
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
1 jam yang lalu
Sambut Liburan Sekolah,...
Sambut Liburan Sekolah, Central Park 2 Hadirkan Dunia Manis dan Menggemaskan melalui Tuntunzai Capybara Chocolate
1 jam yang lalu
Dari Hobi Jadi Cuan!...
Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni
1 jam yang lalu
Ruben Onsu Janji Tak...
Ruben Onsu Janji Tak Batasi Sarwendah Bertemu Anak Jika Menang Gugatan Hak Asuh
2 jam yang lalu
4 Drama Korea Paling...
4 Drama Korea Paling Ditunggu Juli 2026, dari Romansa hingga Thriller Aksi
2 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved