Geliat Desainer Muda di Islamic Fashion Institute

Sabtu, 22 Desember 2018 - 12:02 WIB
Geliat Desainer Muda...
Geliat Desainer Muda di Islamic Fashion Institute
A A A
ISLAMIC Fashion Institute (IFI) Bandung mengadakan acara kelulusan batch keempat. Bertajuk Notre Voyage, acara kelulusan sekaligus peragaan busana ini menampilkan 10 calon desainer muda yang bersiap bersaing di pasar busana muslim yang kian kompetitif.

Notre Voyage menjadi tajuk acara kelulusan, sekaligus peragaan busana para lulusan IFI. Director IFI Hanni Haerani menyebutkan, Notre Voyage diambil dari nama lahir setelah para siswa berusaha menyatukan apa yang menjadi inspirasi masing-masing, lalu mencari kaitannya.

“Tema ini diambil karena menyatukan para desainer dalam satu pengalaman dan ikatan yang kuat,” ujar Hanni saat ditemui di Click Square Kota Bandung, Rabu (19/12).

Hanni menerangkan, tidak mudah baginya meyakinkan para siswa menyadari bahwa dari ratusan sketsa yang dibuatnya, ternyata mempunyai kekuatan yang akan membawa pada mimpi menjadi desainer.

“Koleksi busana ready to wear yang ditampilkan para siswa merupakan hasil belajar siswa selama 9 bulan dan tiga bulan sisanya untuk diskusi dan produksi,” ujar Hanni.

Menurut desainer busana syari sekaligus pengajar IFI, Irna Mutiara, pasar busana muslim di Indonesia terbagi menjadi empat lini pasar, yakni modest modern, modest konvensional, syari modern dan syari konvensional.

Semua memiliki pasar sendirisendiri, namun segmen pasar yang paling besar adalah pasar kelas menengah. “Para siswa dibebaskan memilih pasar untuk menjual karya mereka. Mereka bebas berkreasi dengan ide-ide mereka,” ujar Irna.

Irna menjelaskan, pihak pengajar tidak menghalangi para murid berekspresi. Namun, hal yang perlu diingat bahwa karya yang diciptakan para siswa masih sesuai kaidah Islam, yakni tertutup.

“Setiap siswa dituntut untuk memiliki storytelling. Mereka harus memiliki konsep yang matang saat menciptakan busana,” ujar Irna. Menariknya, sebelum acara kelulusan, para siswa ditantang untuk menciptakan konsep busana zero waste. Setiap siswa diberi kain sepanjang 5 meter dan diwajibkan mendesainnya tanpa menyisakan bahan sedikit pun.

Saat acara kelulusan, para siswa pun tampil kompak dengan busana serbahitam dengan desain yang beragam dan unik. “Para siswa mampu mengubah kain tersebut dengan pakaian yang sesuai dengan ciri khasnya masing-masing,” ujar Irna. Menjelang sore hari, sepuluh siswa melakukan peragaan busana.

Kesepuluh siswa tersebut, yakni Rifdatul Khoiro, Haliza Apriana, Dwi Mustika Dantika, Minatilah Maupurah, Siti Salma Nursabila, Putri Nur Kharisma, Felicia Joufrinne, Shafiradita Farhani, Mashita Andhani Prieska, dan M Firman Nurimansyah.

Secara umum, para siswa tersebut menampilkan busana yang tentunya sesuai dengan kaidah Islam yang dipadukan dengan gaya modern. “Busana dibuat dengan mengedepankan kaidah Islam yang dipadu dengan gaya konvensional. Inspirasinya sangat beragam, mulai dari taksi hingga video game,” ujar Hanni.

Kharisma melalui label Kanau memperoleh inspirasi dari video game Jepang. Kharisma berhasil menghadirkan busana yang playful dengan warna-warna cerah, serta aksen flounce dan frills untuk melambangkan sisi feminin. Sementara itu, Rifdatul Khoiro terinspirasi dari batik Jambi yang ikonik melalui busana bertajuk Elok.
(don)
Berita Terkait
Usung Tema Jawara Betawi,...
Usung Tema Jawara Betawi, Desainer Dina Mulya Sophieyadi Sabet Predikat Best Student
Tampil Menawan saat...
Tampil Menawan saat Pernikahan, Desainer Karina Ayu Kenakan Gaun Rancangan Sendiri
Desainer Tomiyang Rilis...
Desainer Tomiyang Rilis Cloud Bloom, Cocktail Dress dengan Warna Cerah
5 Desainer Indonesia...
5 Desainer Indonesia Hiasi Red Carpet Gala dengan Gaun Batik yang Memukau
Badan Terlalu Besar,...
Badan Terlalu Besar, Deddy Corbuzier Sempat Bikin Desainer Baju Nikahnya Kesulitan
Dianristy Gelar Show...
Dianristy Gelar Show Tunggal Bertema Believe, Tampilkan 50 Koleksi
Berita Terkini
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
6 jam yang lalu
Jennifer Coppen Unggah...
Jennifer Coppen Unggah Sindiran Pedas soal Sosok Playing Victim, Warganet Berspekulasi
7 jam yang lalu
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
8 jam yang lalu
Sambut Hari Kemerdekaan,...
Sambut Hari Kemerdekaan, The Margo Hotel Hadirkan Kuliner Bertema Harmony of Indonesia
11 jam yang lalu
Bukan Cuma Mencegah...
Bukan Cuma Mencegah Sakit, Ini Pentingnya Investasi Kesehatan Sel Sejak Dini
11 jam yang lalu
Chef Mandif Warokka...
Chef Mandif Warokka Siapkan Jamuan Kuliner Nusantara di Bintan, Modern dan Eksklusif
12 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved