Minum Paracetamol Saat Hamil Berisiko Anak Idap Gangguan Perilaku

Selasa, 17 September 2019 - 11:30 WIB
Minum Paracetamol Saat...
Minum Paracetamol Saat Hamil Berisiko Anak Idap Gangguan Perilaku
A A A
JAKARTA - Konsumsi obat saat hamil ternyata harus benar-benar diperhatikan para wanita. Salah konsumsi, tidak hanya berakibat fatal pada janin, tapi juga perkembangan sang bayi ketika dia sudah dilahirkan. Setidaknya, inilah yang terungkap dari sebuah kajian terbaru.

Kajian itu mengungkapkan, wanita yang mengonsumsi paracetamol saat sedang hamil berisiko mendapatkan anak dengan masalah perilaku. Kajian yang dipublikasikan di jurnal Paediatric and Perinatal Epidemiology itu meneliti apakah ada efek konsumsi paracetamol di tengah kehamilan dan perilaku anak-anak antara usia 6 bulan—11 tahun dengan uji memori dan IQ hingga usia 17 tahun.

“Penemuan kami menambah serangkaian hasil kajian terkait bukti kemungkinan efek samping mengonsumsi paracetamol selama kehamilan seperti masalah asma atau perilaku keturunannya. Ini menegaskan kembali kalau wanita harus berhati-hati saat mengonsumsi obat ketika sedang hamil dan meminta saran medis ketika diperlukan,” papar penulis utama kajian ini, Jean Goulding, dosen di University of Bristol, Inggris, yang dikutip IANS.

Dengan menggunakan kuestioner dan informasi sekolah dari kajian Children of 90s Bristol, para periset meneliti sekitar 14.000 anak. Ketika hamil 7 bulan, 43% ibu anak-anak ini mengatakan mengonsumsi paracetamol saat sedang hamil, dengan frekuensi kadang-kdang atau lebih sering saat tiga bulan sebelumnya.

Para periset kemudian meneliti hasil memori, IQ dan uji perkembangan prasekolah, temperamen dan ukuran perilaku anak-anak itu. Kajian ini kemudian menemukan kaitan antara konsumsi paracetamol dan masalah perilaku pada anak-anak termasuk hiperaktivitas dan gangguan penurunan perhatian.

Namun, hal itu sudah bukan lagi masalah ketika anak-anak itu mencapai akhir usia sekolah dasar. Menurut para periset, anak laki-laki lebih rapuh terhadap efek perilaku obat itu daripada anak perempuan. “Penting karena penemuan kami diuji di kajian lain—kami tidak dalam posisi menunjukkan kaitan kausal, tapi lebih pada kaitan antara dua hasil tersebut,” kata Golding.
(alv)
Berita Terkait
Tes NIPT Akurat Deteksi...
Tes NIPT Akurat Deteksi Kelainan Kesehatan Genetik Calon Bayi
Waspadai Dampak Gangguan...
Waspadai Dampak Gangguan Tiroid pada Kesuburan
Tanda-Tanda Hamil yang...
Tanda-Tanda Hamil yang Umum Dirasakan, Tak Hanya Telat Menstruasi
8 Tips Kecantikan Sederhana...
8 Tips Kecantikan Sederhana untuk Ibu Hamil
Cryptic Pregnancy, Kehamilan...
Cryptic Pregnancy, Kehamilan Samar yang Dialami Wanita dari Tasik
Mengenal Mild Stimulation,...
Mengenal Mild Stimulation, Metode Baru Program Kehamilan dengan Risiko Rendah
Berita Terkini
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
2 jam yang lalu
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
2 jam yang lalu
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
5 jam yang lalu
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
5 jam yang lalu
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
6 jam yang lalu
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
7 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved